Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (ADEPSI) Kabupaten Lingga Pecah Dua. Foto : jc

LINGG,SIJORITODAY.com– – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Lingga membantah perpecahan ditubuh APDESI Kabupaten Lingga. Menurut Ardi Ahmad kepimpinan dirinya masih sah secara struktural dan kolegial yang diakui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APDESI.

”Hingga saat ini saya adalah ketua resmi baik terusat maupun tersirat sesuai dengan SK yang kita kantongi,” dikatakan Ardi saat dijumpai di ruang kerjanya Kamis (23/3).

Menurut Ardi adanya pertemuan dan pemilihan yang digagas oleh 49 Kepala Desa se-Kabupaten Lingga itu sah-sah saja, bahkan Ardi secara pribadi mengaku senang dan mendukung akhirnya terbentuk suatu wadah dimana didalamnya terdapat sejumlah kepala Desa se-Kabupaten Lingga.

Bahkan dirinya siap untuk membantu apabila sewaktu-waktu tenaganya dibutuhkan oleh kawan-kawan kepala Desa yang sudah membentuk wadah perkumpulan di Kabupaten Lingga.

”Secara undang-undang silahkan kalau mau membentuk wadah, namun kalau wadah ini menamakan diri APDESI saya minta jangan dulu karena kami masih APDESI yang sah dan sesui peraturan yang berlaku.” terang Ardi sambil menunjukkan SK DPC APDESI Lingga yang di tanda tanggani oleh Ketua DPD APDESI Kepri Yusuf Firdaus dan Sekretaris APDESI Kepri Drs Azmi Marsalin.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Musai H Sidiq yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pada Rabu (22/3) sejumlah Kepala Desa mengadakan pertemuan dan membentuk kepengurusan APDESI baru.

Hal itu dilakukan sebab APDESI dibawah kepemimpinan Ardi dinilai tidak begitu serius dalam memperjuangakan hak-hak perangkat Desa di Kabupaten Lingga, khususnya dalam pembinaan maupun dalam tata kelola administrasi.

Sidiq menambahkan dirinya hanya memfasilitasi sebagai moderator saja, sedangkan wacana pemilihan merupakan keingginan semua Kepala Desa yang hadir  di Kantor Aula Bupati Lingga di Daek Lingga.

”Yang mengusulkan bukan saya, waktu itu semua kepala desa yang setuju dilakukan pemilihan hingga akhirnya dilakukan pemilihan.”ujar Sidiq.

Kepala Desa Sungai Raya Radiansyah yang merupakan Ketua terpilih dalam forum
Kepala Desa yang berlangsung di Daek Lingga mengaku tidak ada niat sedikitpun untuk mengambil alih APDESI dibawah ke pemimpinan Ardi Ahmad. Pria yang biasa dipanggil  nama Iwan tersebut mengaku dirinya hanya ikut dicalonkan oleh para peserta musyawarah Kepala Desa se-Kabupaten Lingga.

Iwan bersyukur akhirnya forum mempercayakan pada dirinya sebagai ketua yang pada kesempatan itu forum hasil musyawarah menyepakati bernama APDESI.

”Saya terpilih setelah unggul dari 3 calon yang lain,saya sangat berterima kasih dan berupaya untuk menjaga amanah yang sudah di percayakan kepada saya.”ujar Iwan.

Saat disinggung adanya pihak yang keberatan dengan nama APDESI dibawah kepemimpinan dirinya, Iwan mengaku menyerahkan semua kepada forum musyawarah yang diikuti oleh 49 Kepala Desa. Sebab pada saat dirinya dicalonkan bersama 3 calon yang lain  disepakati bahwa forum tersebut diberinama APDESI Kabupaten Lingga.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun sijoritoday.com musyawarah yang diikuti oleh 49 Kepala Desa dari 75 kepala Desa se-Kabupaten Lingga, dengan  empat orang calon ketua masing-masing Herman, Kades Cempa, Nasar, Kades Mensanak, Radiansyah, Kades Sungai Raya serta Jaya, Kades Pekaka.

Penulis : Jon Cosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here