TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.Com – – Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun secara resmi membuka penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) Provinsi Kepri Tahun 2017 ditandai dengan pemukulan gong di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (4/4).

Dalam kesempatan ini Gubernur berharap dengan dilaksanakannya Musrembang ini dapat memberikan masukan dan terbentuknya pokok-pokok tujuan pembangunan untuk Kepri.

“Keselarasan dari semua pihak sangat dibutuhkan, dan dengan Musrembang inilah kita wujudkan hal tersebut, Bagaimana kita menjawab apa yang menjadi kepentingan masyakarakat,” ujar Nurdin.

Ditambahkan Nurdin bahwa perencanaan merupakan elemen yang sangat penting untuk menjalankan sebuah tujuan pembangunan. Oleh karna itu perencanaan harus disusun dengan sangat baik agar alur selanjutnya dapat berjalan baik dan lancar serta tepat sasaran.

Musrembang Tahun 2017 sendiri mengambil tema “Peningkatan Infrastruktur Guna Mendorong Pengembangan Ekonomi Kemaritiman Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Riau” akan berlangsung mulai Tanggal 4 s.d 6 April 2017, nantinya akan membahas penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018. “Bahwa Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) wajib disusun oleh Daerah, tujuan dilangsungkannya Musrembang ini adalah untuk Mendapatkan masukan dan saran dari seluruh pemangku kepentingan di Kepri terhadap RKPD, dengan sasaran yang ingin dicapai yakni terciptanya sinkronisasi, sinergitas serta konsistensi dari dokumen tersebut,” ujar Ir. Lamidi dalam Laporannya Mewakili Ketua panitia Musrembang.

Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak dalam penyampaiannya terkait pokok-pokok pikiran DPRD Mengatakan Bahwa setiap daerah harus memiliki sistem perencanaan yang jelas maka melalui Musrembang inilah apa yang diinginkan masyarakat dapat di musyawarahkan dan dapat tercapai.

“Merupakan ajang tepat untuk berbagi pikir dalam meluruskan program pembangunan,” ujar Jumaga.

Jumaga menambahkan bahwa beberapa pokok pikiran yang disarankan dari pihak DPRD antara lain sebagai berikut bahwa Pembangunan disemua sektor tidak perlu di jabarkan kembali karna sudah tertera jelas pada RPJMD 2016-2021; Setelah memperhatikan perkembangan ekonomi di kepri sudah sepantasnya Kepri membentuk bank daerahnya sendiri yang mana bertujuan untuk peningkatan ekonomi; dalam Visi dan misi Kepri berbasiskan kemaritiman maka agar digali potensi yang ada dikelautan seperti budidaya ikan serta prioritaskan masyarkat pesisir; fokus pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di berbagai sektor; serta peningkatan bidang Pendidikan juga kesehatan dan diwujudkan peran yang nyata untuk masyarakat terkait pendidikan dan kesehatan.

Dalam pada itu Menteri Dalam Negeri yang dalam hal ini diwakilkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga Nuryanto Hadi Sucipto Menyambut baik atas berlangsungnya Musrembang ini, Nuryanto berharap agar dapat berjalan dengan baik dan lancar serta hasil yang didapat dapat menjelaskan dengan benar dan jelas terkait masukan dan saran yang datang untuk pembangunan di Kepri.

Senada dengan Nuryanto, Deputi Bidang Pemantauan Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan perwakilan Kementrian Negara PPN/Bappenas Rizky Ferianto mengatakan pentingnya dilaksanakan musrembang ini adalah untuk penyatuan persepsi agar terbentuknya satu kesepakatan untuk mewujudkan pembangunan didaerah serta tentunya penyelarasan program daerah dengan program pemerintah pusat.

“Ini merupakan kunci agar pelaksanaan berupa sasaran yang ingin di capai dan manfaat pembangunan dapat terelalisasi dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Rizky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here