TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan kegiatan Meet The Press dengan sejumlah media Lokal maupun Nasional di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (22/04) petang.

Kedatangan AHY ini merupakan hari keduanya setelah mengikuti acara Anugerah Inspiratif Perempuan menyambut Hari Kartini di Restaurant Vegetarian Jalan Ir. Sutami pada hari Jumat (21/04).

Putra sulung dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Presiden RI ke 6 ini dihari pertamanya langsung mencicipi kuliner khas Tanjungpinang.

“Saya akui khas kuliner Tanjungpinang sungguh lezat, mie lendirnya, gong gong, Alhamdulillah semua lezat,” ujarnya dihadapan wartawan.

Tidak hanya kuliner, Agus juga merasakan keindahan wisata yang ada di Kepri khususnya Tanjungpinang. Dia berharap Kepulauan Riau dapat semakin berkembang baik itu wisata maupun kulinernya.

Agus bercerita selama 16 tahun saat meniti karirnya banyak pengalaman yang telah dilakukannya. Dari hasil yang telah ditorehnya itu merupakan kerja kerasnya dari dunia Militer hingga terjun ke dunia Politik.

Meskipun ia kalah dalam kancah pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Agus tetap tak menyesal karena keputusannya itu telah benar diakuinya.

“Namun, perjuangan tidak berakhir begitu saja, kehidupan itu adalah pilihan. Dan terus berkontribusi demi kemajuan masyarakat. Masa depan kita, kita yang menentukan, gagal bangkit lagi, terus berlari Jangan muda putus asa,” ucapnya.

Selama 6 bulan ia berjuang di DKI Jakarta, tidak hanya masyarakat jakarta saja yang merasakan gerakan yang dilakukannya namun, seluruh Indonesia ikut merasakan.

“Spekulasi pengamat itu tidak salah, bahwa saya disuruh maju Kembali dalam pilkada di daerah lain. Langka politik, tentu upaya untuk perang,dan hingga saat ini saya belum berfikir untuk ikut dalam konstentan di daerah lain,” ujarnya.

Meskipun baru terjun di dunia politik, Agus mempunyai prinsip kepimpinan yang mana menurutnya dalam memenangkan pertempuran adalah bersifat konseptual.

“Saya tidak akan berhenti belajar, apalagi belajar politik, untuk itu saya akan meneruskan upaya baik dari partai Demokrat ,saya berterimah kasih,” tukasnya.

Agus meyakini bahwa mentornya SBY mempunyai nilai dalam dunia politik, melalui ayahnya dia dapat belajar dalam meningkatkan kapasitas di kancah dunia politik.

“Tapi SBY tetap SBY, AHY tetap AHY, berbeda politiknya,” cetusnya.

Dalam diskusi tersebut hadir dari Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Politisi Partai Demokrat pusat Ramadhan Pohan, Sekjen DPD Demokrat Kepri Husnizar Hood, Akademisi Zamzami dan ketua PWI Kepri Ramon Damora serta politisi partai Demokrat lainnya.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here