TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Untuk memperkuat basis internal, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Rapat Koordinasi DPD dan DPC Se-Provinsi Kepri di Asrama Haji Jalan Pemuda Kota Tanjungpinang, Sabtu (29/4) malam.

Rapat koordinasi tersebut mengambil tema “Konsolidasi untuk meningkatkan kualitas, kemampuan dan kemandirian dalam pelaksanaan kelancaran tugas-tugas partai didaerah”.

Hampir 1.000 lebih jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan dimulai dari tingkat Ranting Desa, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten dan Kota hingga pengurus tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang hadir.

Adapun tujuan Konsolidasi tersebut guna menumbuh kembangkan sikap saling percaya antara pengurus struktural Partai PDI Perjuangan dan segala bentuk strategi partai hingga pemetaan kepada seluruh pengurus yang terlibat.

“Rapat koordinasi ini dilakukan untuk memantapkan struktur partai. Pada intinya rapat ini membenahi apa-apa yang kurang di internal hingga merapatkan internal PDI Perjuangan di seluruh Kabupaten Kota serta mengevaluasi hasil Pilkada serentak 2017 lalu secara menyeluruh untuk melangkah maju pada Pilkada serentak 2018 nanti,” kata Sekretaris DPD PDI-P Provinsi Kepulauan Riau, Lis Darmansyah.

Lis menilai kehadiran pengurus dari seluruh daerah membuktikan PDI-P hingga saat ini masih terbukti sebagai kader militan. Selain itu, PDI-P juga fokus dalam pemantapan karakteristik kader partai, mengevaluasi segala bentuk manuver politik yang dimulai dari cara melayani masyarakat, pematangan sikap kader hingga pengamatan media sosial secara menyeluruh.

“Semua itu untuk membentuk managemen yang baik dalam partai dan tak perlu arogan dalam menanggapi segala isu yang terjadi di masyarakat mengenai PDI-P, karena PDI-P tidak memiliki kader karbitan,” tegasnya.

Pematangan jelang Pilkada serentak 2018 di seluruh Indonesia, terkhusus untuk Kota Tanjungpinang, Lis menegaskan PDI-P siap mengusung kader terbaik dan matang.

“Namun untuk sekarang kita belum bicara pilwako, kita masih bicara Konsolidasi Partai, Ada tahapan penting yang akan dilaksanakan partai dalam waktu dekat. Proses yang panjang tahapan itu adalah penjaringan. Untuk saat ini partai akan memperkuat basis terlebih dahulu. Semua kader tetap fokus melayani masyarakat,” katanya.

Lis menuturkan partai politik mempunyai tugas utama yaitu memberikan pelajaran politik kepada masyarakat supaya masyarakat percaya dan yang terpenting lagi semangat “Wong Cilik” jangan pernah hilang.

“Bagaimana masyarakat mau percaya Parpol (partai politik) jika pada saat melakukan sosialisasi saling menjatuhkan dan menjelekkan satu sama lain. Itu bisa membuat orang tidak percaya, sehingga golput akan semakin banyak,” paparnya.

Karena itu, sambung Lis, parpol harus mendidik bagaimana berpolitik dengan baik dan santun sesuai dengan adat istiadat ketimuran.

“Kalau itu semua bisa terwujud, Insya Allah masyarakat yang golput itu akan percaya dengan Parpol,” katanya.

Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Kepri Soeryo Respationo juga menegaskan Rapat Koordinasi yang di gelar tersebut salah satu bentuk partai PDI Perjuangan untuk menyiapkan diri dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (PIilkada) serentak 2018 mendatang. Namun, Soeryo belum bisa membeberkan calon yang bakal di usung di Pilkada 2018 khusus kota Tanjungpinang.

“Tentu kita mengusulkan kader terbaik kita maju di Pilkada 2018, Lis Darmansyah juga salah satu Kader terbaik PDI Perjuangan,” ujarnya. (Akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here