TANJUNGPINANG, SIJORIRTODAY.com – – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengaku bahwa stok obat saat ini aman di Kota Tanjungpinang, hal ini termasuk ketersediaan obat untuk pasien BPJS Kesehatan.

“Masih aman kok untuk stok obat kita di Kota Tanjungpinang. Untuk pasien kanker bernama Elvi Hanim kita telah melakukan pendampingan dan saat ini yang kita tunggu hasil Patologi Anatomi (PA) dari dokter spesialis,” ujar Rustam, saat diwawancarai usai acara di Gedung Muhammadiyah, hari Sabtu (6/5).

Lanjut Rustam, apabila memang yang bersangkutan (Elvi Hanim) harus dirujuk, maka pihaknya akan membawa rujuk ke rumah sakit lainnya.

“Rujukan berikut bisa saja di Kota Batam hingga Rumah Sakit di Jakarta. Itu tergantung apabila pelayanan kesehatan tidak tersedia disini, baik itu ketersediaan alat maupun dokter spesialis yang menangani pasien tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, H. Syaiful Bahri menegaskan bahwa sangat pentingnya pengawasan pelaksanaan pelayanan pasien BPJS Kesehatan.

“Selain pelayanan di Puskesmas hingga pelayanan di Rumah Sakit yang ada. Hal ini juga sama dengan ketersediaan obat untuk pasien BPJS Kesehatan,” ujar anggota komisi III tersebut, saat dikonfirmasi ditempat yang sama.

Syaiful beralasan bahwa keadaan di lapangan sangat berbeda dengan diharapkan. Keluhan sering bermunculan dari masyarakat tanpa disadari, bila tidak adanya keluhan dan pengawasan langsung di lapangan, kita tidak pernah tahu.

“Pihak kami (DPRD Tanjungpinang-red) sering mendapatkan pengaduan langsung dari masyarakat hingga pernah membawa permasalahan pelayanan BPJS Kesehatan ke Rapat Dengar Pendapat (RDP). Untuk itu, laporan dan pengaduan masyarakat sangat dibutuhkan, selain pengawasan,” jelas Syaiful.

Untuk ketersediaan obat, Syaiful menegaskan bila memang stok obat di Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang kosong, maka berdasarkan aturan saat ini, maka stok obat itu bisa diperoleh dari Dinas Kesehatan tingkat Provinsi Kepri.

“Kita akan cari tahu permasalahan ketersediaan obat ini, jika memang harus dibawa ke RDP, maka akan kita lakukan pemanggilan terhadap pihak terkait seperti Dinas Kesehatan hingga BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang,” ungkapnya. (*/SK/akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here