TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Sekitar 63.000 masyarakat Tanjungpinang akan terancam tertunda mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik jelang Pemilihan Kepala Daerah 2018 mendatang.

Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Tanjungpinang, Irianto membeberkan, sedikitnya 63.000 masyarakat Tanjungpinang terancam akan memiliki Surat Keterang KTP sementara jelang Pilkada 2018. Hal ini disebabkan blanko E-KTP masih belum tersedia dipusat untuk dikirimkan kedaerah.

Untuk itu, pihaknya memberikan kemudahan bagi masyarakat Tanjungpinang seperti Surat Keterangan KTP sementara yang memiliki Barcode. Jika tertera barcode, kata dia, surat keterangan KTP sementara tersebut tidak akan dapat dipalsukan, karena dapat dilihat melalui internet.

“Dimanapun kita dapat menggunakan surat keterangan KTP sementara ini untuk pengganti E- KTP, masyarakat gak perlu khawatir, karena kami sudah menyiapkam barcode di surat keterangan KTP sementara itu, jadi siapapun tidak dapat memalsukannya,” kata Irianto dijumpai Sijoritoday.com diruangannya, Senin (12/06/2017).

Sebelumnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tanjungpinang, KPU Provinsi Kepri, KPU Kota Tanjungpinang, dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) telah mengadakan Rapat Koordinasi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

Rapat Koodinasi itu, salah satunya membahas masalah E-KTP yang masih belum dicetak. Sekitar 185.000 seluruh masyarakat Tanjungpinang, hingga saat ini baru mencapai 69,89 persen yang telah dicetak E-KTPnya, sisanya 30,1 persen masih menjadii target Disduk Capil Kota Tanjungpinang.

“Ditambah lagi calon pemula, seperti usia di enam belas tahun, pada saat pemilihan/pencoblosan nanti, mereka sudah genap 17 tahun, inilah yang menjadi target Disduk Capil,” ungkapnya.

Untuk saat ini, pihaknya terus berusaha mengoptimalkan pelayanan di Disduk Capil kepada masyarakat, berdasarkan pantauan di Disduk Capil Kota Tanjungpinang terjadi antrian panjang. Masyarakat berbondong-bondong ingin memiliki Surat Keterangan KTP sementara yang dikeluarkan Disduk Capil Kota Tanjungpinang sebagai penggantinya E-KTP.

Irianto telah meminta kepada para bawahannya untuk terus melayani keluhan masyarakat terhadap pengurusan KTP, KK, maupun Akta lahir. Karena disebabkan, menjelang Idul Fitri tentunya masyarakat mengingkan surat identitas seperti KTP, KK, ketika ingin mudik atau balik kekampung halamannya semua itu telah dikantonginya.

“Kayak orang hamil dan sakit, kita mesti cepat selesaikan, saya sudah mengintruksikan agar para pegawai jangan pulang dulu waktu pukul 15.00WIB, ditakutkan masyarakat ada yang perlu mendadak,” ujar irianto.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here