Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017 Polda Kepri. Foto : humas polda kepri

BATAM, SIJORITODAY.com– – Apel Gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Engku Putri Batam Centre, dipimpin langsung Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Sam Budigusdian. Turut hadir dalam apel tersebut Gubernur Kepri, Nurdin Basirun didampinggi Ketua DPRD, Jumaga Nadeak.

Dalam sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. M. Tito Karnavian, M.A. Ph.D yang dibacakan Kapolda Kepri menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan hari raya idul fitri 1438 H.

Selain itu juga sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras, sebelum menghadapi tugas pengamanan di lapangan. Rencana operasi dan seperangkat cara bertindak yang telah dipersiapkan, diharapkan dapat dilaksanakan secara sinergis oleh seluruh unsur pengamanan yang terlibat sehingga masyarakat indonesia dapat merayakan hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar dan dipenuhi dengan rasa kebersamaan.

Ada 3 (tiga) point utama yang menjadi perhatian bapak Presiden RI, yakni terjaganya Stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

Dalam mewujudkan stabilitas harga pangan, Polri telah membentuk satgas pangan untuk memantau dan menjaga harga pangan agar tetap stabil. Upaya tersebut diwujudkan melalui kerjasama dengan kementerian / lembaga terkait serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku penimbunan, pengoplosan, pemalsuan, maupun tindak pidana dan pelanggaran lainnya terkait pangan.

Sedangkan untuk menjaga kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif kepada seluruh kasatwil untuk mampu menekan angka kejahatan konvensional, seperti curat, curas, curanmor, copet, bius, hipnotis, dan pencurian rumah kosong melalui peningkatan kegiatan pre-emtif, preventif dan represif. Langkah deteksi dini terhadap kerawanan yang ada dengan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas dan intelijen di lapangan.

Sementara itu, berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, Kapolri menekankan agar seluruh personel bisa memberikan pelayanan secara all out. Berikan atensi penuh pada titik rawan laka dan rawan macet yang ada, terutama pada puncak arus mudik yakni h-2 idul fitri dan puncak arus balik pada h+5 idul fitri.

Operasi terpusat Ramadniya tahun 2017 akan dilaksanakan selama 16 (enam belas) hari dengan melibatkan total 187.012 personel dari kepolisian serta dibantu stakeholders terkait, mulai dari k/l, unsur tni, hingga jajaran pemda.

Penulis : red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here