Foto : dok

LINGGA, SIJORITODAY.com– – Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Lingga, Azrah mempertanyakan kinerja Bea Cukai Kabupaten Lingga yang dinilai lambat dan ragu-ragu dalam menegakkan aturan dari Kementerian Perdagangan dan Kebabeanan.

Hal ini sehubungan dengan masih maraknya rokok-rokok tanpa cukai yang beredar luas di Kabupaten Lingga khususnya Dabo Singkep.

”Pemusnahan barang-barang ilegal sering dilakukan Bea Cukai namun rokok tanpa cukai terus bergerak luas sampai ke pelosok-pelosok di Kabupaten Lingga.”ujar Ketua Laki Azrah alias Iwan Rabu (19/7).

Diterangkan Iwan, untuk mendapatkan rokok tanpa cukai di Dabo Singkep sama sekali tidak ada kesulitan bahkan rokok-rokok dengan berbagai macam merek tersebut sangat mudah didapat di toko-toko atau warung-warung kecil. Ketua LSM LAKI menduga Bea Cukai masih setengah hati dalam melakukan penegakan hukum.

LSM LAKI mendesak agar masalah ini menjadi perhatian serius bagi para petinggi-petinggi Bea Cukai yang berkantor di Dabo Singkep.

”Sudah berapa banyak kerugian yang dialami negara dengan banyaknya rokok-rokok ilegal tersebut. Kita minta ada keseriusan dari Bea Cukai terkait masalah ini.”ujar Iwan saat dijumpai di ruang kerjanya.

Pantuan sijoritoday.com dilapangan, keradaan rokok-rokok ilegal tersebut sangat mudah didapatkan di sejumlah warung. Informasi yang berhasil dihimpun rokok-rokok ilegal tersebut masuk dari jalur pelabuhan illegal dan terkadang dari pelabuhan resmi.

Sejumlah pihak yang diduga sebagai cukong atau pemilik rokok-rokok ilegal tersebut dengan leluasa menjual barang tanpa cukai tersebut tanpa ada tindakan. Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari Bea Cukai Dabo Singkep terkait dengan masuknya barang ilegal yang di duga dari Batam dan jambi.

Penulis: jon kosmos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here