Riono Sekda Kota Tanjungpinang saat menutup kegiatan Festival Pulau Penyengat (poto:beto)

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – –
Penutupuan Kegiatan Festival Pulau Penyengat yang berlangsung dari tanggal 22 Juli sampai 24 Juli 2017 resmi ditutup oleh Riono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, di Halaman Balai Adat Pulau Penyengat, Senin (24/07/2017).

Kegiatan Festival Pulau Penyengat (FPP) yang di gelar Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata RI, dan Bank Indonesia Perwakilan Kepri tersebut berlangsung berjalan lancar hingga pada penutupan.

Dalam penyampainnya Sekdako Tanjungpinang, Riono, mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, masyarakat pulau penyengat dan seluruh yang berpartisifasi dalam acara Festival Pulau Penyengat tersebut.

“Sudah sepatutnya Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan RI menjadikan Festival Pulau Penyengat (FPP) ini sebagai agenda tahunan karena kita semua berhasil melebihi target kunjungan Wisatawan Nusantara maupun Wisatawan Mancanegara yang telah ditargetkan oleh Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan, yakni target wisatawan nusantara 7500 orang dan 250 wisatawan mancanegar,” ungkapnya.

Senada denga itu, Reni Yusneli selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Tanjungpinang, saat dijumpai awak media menyampaikan, Festival Pulau penyengat berjalan sesuai yang di inginkan.

“Acara kita ini berjalan sesuai apa yang telah kita rencanakan, masyarakat menyambutnya sangat antusias serta pengunjung ke acara festival ini sangat banyak dan melebihi target pestival yang di adakan sebelumnya,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Ketua pelaksana Festival Pulau Penyengat, Safarudin menyampaikan, beberapa acara yang telah dilaksanakan selama event dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Festival Pulau Penyengat.

“Selama kegiatan Pestival Pulau Penyengat berlangsung ada beberapa jenis kegiatan yang di gelar diantaranya, Permainan Tradisional, Pukul Bantal,Lomba Nambak Itik Dilaut, Dayung Sampan, Pangkak Gasing, dan Lomba Becak Hias, Seni dan budaya, Lomba Pantun, Sarhir gurindam, Cipta Baca Puisi, Lomba Mewarnai dan Melukis, Pentas Seni dan ada beberapa perlombaan lainnya, dan alhamdulillah seluruh event tersebut berjalan dengan lancar,“ ujarnya.

Pada penutupan Pestival Pulau Penyengat (FPP) tersebut, turut di hadiri Kepala FKPD kota, Jajaran FKPD Provinsi Kepri, jajaran TNI POLRI, Camat, Lurah, serta masyarakat Pulau Penyengat dan sekaligus penyerahan hadiah pemenang perlombaan.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here