BATAM, SIJORITODAY.com – -Barang Bukti Narkotika jenis Sabu seberat 1302 Gram dimusnahkan Polda Kepri di ruang Opsnal Ditresnarkoba Polda, pada Rabu (26/07/2017). Turut dihadiri Perwakilan dari BNN Provinsi Kepri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, BPOM, LSM Granat, serta para awak media.

Seluruh barang bukti tersebut didasari berdasarkan dua laporan Polisi NO : LP – A / 84 / VI / 2017 / SPKT – Kepri tanggal 21 Juni 2017 dan Laporan Polisi NO : LP – A / 85 / VI / 2017 / SPKT – Kepri tanggal 21 Juni 2017.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Erlangga menerangkan kronologis kejadian, pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2017 lalu sekira pukul 22.00 wib, Ditresnarkoba mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada yang memiliki serta mengedarkan narkotika jenis sabu dengan ciri-ciri seorang wanita dan laki-laki menggunakan mobil Suzuki Ertiga warna merah.

Setelah mendapat informasi tersebut anggota Polda Kepri langsung melakukan observasi disekitaran KDA Batam Centre. dan pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2017 sekira pukul 00.25 wib didapati ciri-ciri mobil tersebut berada dilampu merah KDA Batam Centre, kemudian langsung mengamankan mobil, didalam mobil terdapat dua orang yaitu, satu orang laki-laki dengan inisial A.H dan satu orang perempuan dengan inisial EK.

“Kemudian dilakukan penggeledahan, dari tangan EK ditemukan satu bungkus plastik hitam yang berisi sabu sebanyak 321 (tiga ratus dua puluh satu) gram,” ujarnya.

Dari keterangan EK, yaitu memperoleh Sabu dari orang yang tidak dikenal di depan Alfamart Uniba Kota Batam dengan ciri-ciri badan tinggi, kurus, kulit putih,masih muda, pakai kopia, baju kemeja atas suruhan oleh R yang ditahan di Rutan kelas II A Batam.

“Setelah dilakukan pengecekan terhadap CCTV Alfamart diketahui bahwa yang menyerahkan sabu sama dengan ciri-ciri S alias IJ alias JG, kemudian dilakukan penangkapan terhadap S alias IJ alias JG dikontrakannya,” ucapnya.

Erlangga menambahkan, pada hari Rabu tanggal 21 Juni 2017, sekira pukul 07.00 wib anggota Ditresnarkoba Polda Kepri kembali mendapatkan Informasi dari masyarakat bahwa ada 1 (satu) orang laki-laki yang sedang membawa Narkotika Jenis Sabu di jalan Hang Jebat Kec Nongsa, lalu dilakukan pendalaman terhadap informasi tersebut.

Kemudian anggota Ditresnarkoba mendatangi tempat tersebut melihat dari arah yang berlawanan ada 1 (satu) Orang laki-laki yang sedang dibonceng sepeda motor ada membawa kotak esbatu yang diletakkan diatas paha sebelah kanan dan ciri-ciri nya sama dengan yang diinformasikan oleh Masyarakat.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap inisial K yang dibonceng oleh inisial S yang sebagai tukang ojek terdapat 1 (satu) bungkus plastik merk GUANYINWANG yang berisikan Kristal bening diduga sabu dan dikantong sebelah kiri ditemukan Handphone merk Nokia type RM-1134 warna hitam milik inisial K. Kemudian dilakukan introgasi bahwa kristal bening tersebut didapat dari Inisial A,” terangnya.

Selanjutnya, Erlangga membeberkan, anggota Ditresnarkoba Polda Kepri menyuruh inisial K menunjukkan rumah inisial A. Setelah sampai dirumah saudara A dilakukan penggeledahan ditemukan didalam kantong belakang sebelah kanan 1 (satu) lembar KTP, diatas tempat tidur ditemukan 1 (satu) unit Handphone merk Nokia type RM-908 Warna hitam dan 1 (satu) unit Handphone merk ever cross warna putih,

“Kemudian ditanyakan kepada saudara A dari mana mendapati sabu tersebut, dia menyatakan memperoleh dari seorang yang tidak tahu namanya yang berada di OPL (Out of Port Limit). Selanjut nya kedua tersangka beserta barang bukti di bawa ke Direktorat Resnarkoba Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut,” bebernya.

Adapun barang bukti yang berhasil dimusnakan berjumlah 1302 gram sabu. Selebihnya dikirim ke Puslabfor Polri cabang Medan : 50 gram. Kemudian untuk pembuktian di pengadilan : 4 gram.

Akibat perbuatannya, para tersangka melanggar Pasal 114 ayat (1), (2) dan atau pasal 112 ayat (1), (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Akok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here