Ketua PKB Provinsi Kepri, Abdul Basid

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Ketua Partai Kebangkitan Nasional (PKB) Provinsi Kepri, Abdul Basid mendukung Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menarik surat usulan dua nama bakal calon Wakil Gubernur Kepri (bacawagub) Kepri.

Dia mengatakan, bahwa Agus Wibowo tidak pernah diusung oleh Partai PKB, melainkan Agus Wibowo hanya diusung oleh partai Demokrat Provinsi Kepri.

“Kita mendukung Gubernur menarik nama dua bacawagub Kepri, karena Agus Wibowo tidak pernah kami usung jadi bacawagub Kepri, dia hanya diusung partai Demokrat,” ujarnya, Minggu (10/09/2017) ketika dihubungi.

Pada Senin tanggal (11/09/2017) besok, PKB Provinsi Kepri, kata Abdul Basid, akan menyurati Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak ditembuskan ke Gubernur Kepri, dan Ketua Pansus, Panlih, serta partai pengusung untuk mengadakan pertemuan, mengingat selama ini PKB dan DPRD Kepri tidak pernah duduk bersama terkait persoalan bacawagub Kepri yang diketahui sekarang ini menjadi polemik.

Selain itu, dia mengakui bahwa surat PTUN Tanjungpinang memang telah keluar atas gugatan PKB Provinsi Kepri, namun dalam surat tersebut masih diperlukan penguatan terhadap gugatan tersebut.

“Kita bukan kalah, namun pihak pengadilan ingin dikuatkan kembali surat gugatan tersebut, dan gugatan ini masih berjalan, sebab secara mekanisme memang tidak bisa dilanjutkan proses pemilihan apabila salah satu partai pengusung tidak sepakat dalam pengajuan nama bacawagub Kepri itu,” pungkasnya.

Dia menuturkan, pada intinya PKB menginginkan Gubernur Kepri secepatnya memiliki Wakil Gubernur Kepri guna membantu menjalankan roda pemerintahan. Untuk itu, dia berharap bersama partai pengusung agar mengusung orang yang berkualitas yang benar-benar paham dengan birokrasi.

“Ini kita lakukan demi kemajuan Provinsi Kepulau Riau, artinya Wakil Gubernur yang ingin kita usulkan benar benar berkualitas,” terangnya.

Menurutnya, hal ini tidak dapat dibiarkan berlarut larut, mengingat Gubernur Kepri secepatnya harus memiliki Wakil Gubernur Kepri.

“Sia – sia saja kalau tetap nama bacawagub yang telah diusulkan ke DPRD Kepri tetap di proses, itu hanya membuang waktu, sebab kita tidak terima dan tidak sepakat atas pengusulan tersebut,” tutupnya.

Diketahui Gubernur Kepri sebagai tergugat dalam perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang yang digugat oleh salah satu partai pengusung sanur yaitu PKB Provinsi Kepri mengenai surat Gubernur nomor 122/D736/SET tentang penyampaian usulan calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

Dalam gugatan tesebut, PKB Provinsi Kepri meminta PTUN untuk menyatakan batal atau tidak sahnya surat Gubernur nomor 122/D736/SET tentang penyampaian usulan calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here