BATAM, SIJORITODAY.com – – Kepala Pos Pelabuhan International Sekupang, Aiptu Denny Aryanto berhasil mengamankan 19 bungkus plastik oksigen yang berisikan sekitar 3.500 ekor benih lobster di koper merk travel time berwarna biru dongker yang dimiliki tersangka berinisial KL di perairan pelabuhan Sekupang, Batam, Kepri, Senin (11/09./2017).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. S Erlangga mengatakan, Kepala Pos Pelabuhan international Sekupang, Aiptu Denny Aryanto sedang melaksanakan patroli di seputaran pelabuhan international sekupang, kemudian Aiptu Denny Aryanto melakukan pemeriksaan terhadap 1 buah koper berwarna biru dongker yang mencurigakan yang sudah melewati konter bagasi yang akan di bawa ke Negara Singapura.

Lalu Aiptu Denny Aryanto membuka koper dengan keadaan tidak digembok, setelah dibuka kancing koper tersebut ditemukan 19 bungkus plastik oksigen yang berisikan sekitar 3.500 ekor benih lobster.

“Selanjutnya Aiptu Denny Aryanto mencari pemilik koper tersebut kemudian setelah ditemukan pemiliknya, yaitu seorang laki laki yang mengaku berinisial KL, selanjutnya Aiptu Denny Aryanto mengamankan pemilik dan barang bukti dan membawanya ke Polsek KKP guna pengusutan lebih lanjut,” jelas Erlangga.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, 1 (satu) buah koper merk travel time berwarna biru dongker, 19 (sembilan belas) kantong plastik oksigen yang berisikan benih lobster dengan jumlah sekitar 3500 ekor, 1 (satu) buah paspor atas nama Tersangka, 1 (satu) lembar boarding pass sindo ferry an. Tersangka, 1 (satu) buah hp merk samsung, 1 (satu) unit mobil

Selanjutnya untuk kesemua barang bukti yang diamankan termasuk tersangka dilimpahkan kepada Penyidik Reskrim Polresta Barelang Bibit lobster terdiri dari 2000 jenis mutiara. Per ekor seharga Rp. 100.000.- dan 1500 jenis pasir per ekor seharga Rp.40.000. Akibatnya, Negara dirugikan sebesar Total Rp. 260.000.000,- (Dua ratus enam puluh juta rupiah).

Tersangka juga melanggar Pasal 88 uu RI no 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 2004 tentang p
Perikanan juncto Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 56 / Permen- KP/ 2016 tentang larangan penangkapan dan/ atau pengeluaran lobster, kepiting dan ranjungan dari Wilayah Negara Republik Indonesia.

Konferensi Pers terkait Tindak Pidana Tentang Perikanan yang dilaksanakan di Kantor Polsek KKP Sekupang, Batam, pada hari Senin tanggal 11 September 2017 pada pukul 14.00 wib, dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kepala Karantina hewan Batam, Kapolsek KKP Pelabuhan Sekupang, dan dihadiri oleh para awak media.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here