TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dewan Pengurus Komisariat (DPK) RSUD Bintan, Tanjunguban selenggarakan Seminar dan Workshop, di Hotel Comfort Tanjungpinang, Sabtu (7/10/2017).

Ketua pelaksana Seminar dan Workshop, Nurmasadi Kurniawan, S. Kep mengungkapkan, seminar dan workshop tersebut termasuk salah satu penunjang untuk mengikuti Uji Kompetensi Keperawatan (UKP) mendatang.

“Untuk mengikuti seminar dan workshop tersebut peserta dikenakan biaya registrasi 200 ribu untuk umum dan 125 ribu untuk mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengharapkan, kegiatan yang di inisiasi oleh PPNI Kabupaten Bintan ini semoga dapat meningkatkan kompetensi lulusan UKP di tahun 2017 ini.

“Setelah tahun 2013 setiap profesi keperawatan itu wajib mengikuti uji kompetensi dan diharapkan nantinya angka kelulusan dapat mencapai 100%,” harap Rustam.

Seminar dan workshop tersebut diikuti sejumlah mahasiswa jurusan perawat dari Poltekes Tanjungpinang, Poltekes Hangtuah, dan mahasiswa dari Batam dan turut di hadiri Dinkes Tanjungpinang, Direktur Poltekes Kemenkes, RSUD Tanjungpinang, DPD PPNI Bintan, Dinkes Bintan, perwakilan pengelola Puskesmas seluruh Bintan, RSUP, RSAL, RSUD Tanjungpinang, RSUD Bintan, RS M.H Sani Karimun.

Setelah mengikuti seminar dan workshop tersebut, peserta akan mendapatkan 2 SKP. Sedangkan Uji Kompetensi Perawat (UKP) akan dilakukan tanggal 15 sampai 25 Oktober 2017. Untuk S1 akan dilaksanakan di Pekanbaru dan untuk D3 akan dilaksanakan di Poltekes Tanjungpinang.

Sebagai narasumber pada seminar itu yakni, Nrs. H. Eriyon S.Kep., Ridwan setiawan SKp, M.Kes dan Elfinda Tambun, SKN, MPH.

Kegiatan tersebut dirujuk pada Peraturan Presiden No 90 Tahun 2017 tentang Konsil Tenaga Kesehatan juga didasari oleh UUD No 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here