BATAM, SIJORITODAY.com – – Keluarga besar Polda Kepri dan Pimpinan Polda Kepri meminta maaf, terutama kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan Kompol Abdul Mubin Siagian dalam memberikan komentar di akun Facebook (FB) yang menyinggung institusi TNI.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga, dalam keterangan rilis yang diterima, bersangkutan dalam memberikan komentar tersebut, secara Internal Kompol Abdulmubin Siagian akan dilakukan proses pemeriksaan atas pelanggaran disiplin dan atau Kode Etik Kepolisian.

Erlangga menjelaskan, berawal dari postingan berita dari media republika.co.id tentang “Amunisi Brimob Dinilai Mematikan, Tni : Kami Saja Tak Punya Senjata” yang dibagikan oleh akun facebook teman satu group dari yang bersangkutan kemudian Kompol Abdulmubin dengan akun Facebook nya memberikan komentar yang terkesan menyinggung institusi TNI.

Dengan postingan tersebut yang akhirnya menjadi viral di media sosial. Selanjutnya akun atas nama Abdulmubin Siagian sudah dalam keadaan tidak aktif dan tidak bisa di akses lagi.

Diketahui, komentar yang ditulis Abdul Mubin Siagian ini, “Jangab iri DGN pasukan Indonesia gobloknya kelewatan… kan bagus kalau Indonesia punya pasukan Brimob.. daripada Sing  atau malasya jadikan pasukan Brim Malaysia… kalau memang hebat itu perbatasan jangan sampai diambil orang a.. ngapain… disana TNI makanntdr aja.

Berkaitan dengan hal tersebut secara pribadi Kompol Abdulmubin menyampaikan ucapan maaf.

“Atas nama pribadi saya Kompol Abdulmubin Siagian memohon maaf yang sebesar-besar nya kepada pihak TNI dan Masyarakat maupun pihak-pihak lain atas komentar saya yang ada di Facebook, itu semata-mata ke khilafan saya berkaitan dengan Institusi dan saya menyesali semua komen itu, dan atas nama pribadi saya memohon maaf sekali lagi,” ujar mantan Kapolsek Bukit Bestari ini. (Akok/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here