TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Pemko Tanjungpinang melalui TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) dan DPRD melalui Banggar (Badan Anggaran), akhirnya menyepakati Proyeksi APBD-P 2017 yang diprediksi sebesar Rp 978 Miliar lebih.

Kesepakatan itu, saat paripurna Penandatanganan nota kesepahaman kebijakan umum perubahan APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) antara Pemko Tanjunjungpinang dengan DPRD Kota Tanjungpinang yang berlangsung diruang rapat paripurna DPRD Tanjungpinang, Senggarang, Senin (9/12/2017).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Tanjungpinang Suparno didampingi Wakil Ketua I Ade Angga dan Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul disaksikan para anggota DPRD dan para OPD Pemko Tanjungpinang.

Penyampaian Laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tanjungpinang terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA-PPAS) APBD Perubahan Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kota Tanjungpinang, Drs. H. Abdul Kadir Ibrahim, MT (Sekretaris Bukan Anggota).

Akib sapaan akrabnya menyebut, Proyeksi Pendapatan Daerah, perubahan pada pendapatan Daerah Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 diproyeksikan sebesar Rp. 958.259.891.664,- dengan komposisi pendapatan asli daerah sebesar Rp. 154.329.224.039,-, dana perimbangan sebesar Rp. 739.059.800.312,- dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 64.870.867.293,-.

Sementara, Proyeksi Belanja Daerah untuk perubahan tahun anggaran 2017 berjumlah Rp. 978.668.009.037,- dengan komposisi belanja tidak langsung sebesar Rp. 378.654.940.661,- dan belanja langsung sebesar Rp. 600.013.068.376,-.

“Proyeksi Pembiayaan Daerah untuk perubahan tahun anggaran 2017 mengalami penambahan sebesar Rp. 5.408.117.393,- yang semula dianggarkan sebesar Rp.15.000.000.000,- menjadi sebesar Rp. 20.408.117.393,- pada RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2017,” ujar Akib membacakan.

Walikota Tanjungpinang dalam hal ini dibacakan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dalam sambutanya mengatakan, sangat bersyukur bahwa pembahasan Rancangan (KUA-PPAS) APBD Perubahan Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 dapat dilaksanakan sesuai dengan siklus perencanaan dengan disertai semangat kemitraan yang tinggi dan komitmen yang kuat antara pemerintah daerah dan legislatif.

“Meskipun pembahasan memerlukan ekstra waktu, namun demikian tetap tidak mengabaikan sistem maupun prosedur sehingga dapat berjalan dengan lancar dan sistematis, semoga kualitas perencanaan yang telah kita susun dari waktu ke waktu akan terus mengalami peningkatan dan dapat memenuhi harapan masyarakat Kota Tanjungpinang,” kata Syahrul.

Dia menambahkan, Kebijakan –kebijakan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017, bobotnya lebih bersifat penyelarasan anggaran program dan kegiatan yang tercantum dalam kebijakan umum APBD 2017.

Dapat disampaikannya, bahwa rencana kebijakan umum perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 yaitu Pendapatan Daerah mengalami kenaikan sebesar Rp. 51,75 Milyar atau 5,71% dari Rp. 906,5 Milyar menjadi Rp. 958,2 Milyar.

Belanja Daerah mengalami kenaikan target sebesar Rp. 57,16 Milyar atau 6,20% dari Rp. 921,5 Milyar menjadi Rp. 978,66 Milyar untuk komposisi perubahan Tahun Anggaran 2017 ini ditetapkan belanja langsung sebesar Rp. 600,01 Milyar atau 61,31% dan belanja tidak langsung sebesar Rp. 378,65 Milyar atau 38,69%.

“Sedangkan, untuk pembiayaan daerah mengalami perubahan kenaikan sebesar Rp. 5,4 Milyar atau 36,05% dari Rp. 15 Milyar menjadi Rp. 20,4 Milyar,” ujar Syahrul Mengakhiri.

Penulis: Akok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here