TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang kembali menggelar rapat paripurna dengan tiga agenda, pada Kamis (19/10/2017).

Tiga Agenda itu yakni Penyampaian Pidato Pengantar Ranperda Penanggulangan Kebakaran, Penyampaian Pidato Pengantar Nota Keuangan Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 dan Penyampaian Pidato Pengantar Pimpinan DPRD terhadap Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodakoh.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno dan Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, S.IP,. MM. Turut hadir 18 Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dan Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH serta dihadiri pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah mengkritik banyaknya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir dengan terlihat sendiri ketika melihat kursi kosong yang diperuntukan untuk kepala OPD saat paripurna DPRD Tanjungpinang tersebut.

Dalam pidatonya, Lis mengatakan bahwa Ranperda tersebut adalah Ranperda baru yang bersifat komulatif terbuka dan merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan kewenangan Pemerintah Kota Tanjungpinang, serta sebagai kebutuhan otonomi daerah yang bersifat memberikan motivasi, urgensi, efisiensi dan efektifitas dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat dalam memberikan rasa aman, nyaman serta sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi bahaya kebakaran serta hal-hal yang menjadi landasan filosofis, sosiologis dan yuridis dari Ranperda Penanggulangan Kebakaran.

Sementara, pada Pidato Pengantar Nota Keuangan Ranperda tentang Perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017. Lis menyampaikan, secara garis besar rencana perubahan APBD Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2017 berdasarkan KUPA APBD dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 yaitu Pendapatan Dearah mengalami peningkatan dari Rp.906,5 Milyar berubah menjadi Rp.958,25 Milyar atau meningkat sebesar Rp.51,75 Milyar atau naik 5,71% dibandingkan pendapatan daerah pada APBD Murni Tahun Anggaran 2017, Dana Perimbangan yang semula dianggarkan Rp.721,82 Milyar pada APBD Murni Tahun Anggaran 2017 meningkat menjadi 738,36 Milyar pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017, dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah; yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp.68,22 Milyar menjadi Rp.64,87 Milyar.

“Alokasi tersebut termasuk realisasi tunda salur DBH Provinsi Kepri Triwulan IV Tahun Anggaran 2016 yang lalu,” kata Lis dalam pidato pengantarnya.

Selanjutnya Paripurna dengan agenda ketiga, Penyampaian Pidato Pengantar Pimpinan DPRD terhadap Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodakoh yang dibacakan oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga, S.IP,. MM mengatakan, DPRD Kota Tanjungpinang berkomitmen untuk menjalankan perintah agama dengan menginisiasi pembentukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodakoh.

“DPRD berharap agar niat baik kita bersama untuk menjadikan Zakat, Infaq dan Shodakoh sebagai upaya mensejahterahkan masyarakat Kota Tanjungpinang dapat didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, khusunya oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang,” imbuh Angga dalam penyampaian pidato pengantarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here