Foto: Kemendagri

JAKARTA, SIJORITODAY.com – – Dengan keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi tentang aliran kepercayaan, pemerintah akan merubah format blanko perekaman e-KTP. Hal tersebut untuk mengakomodir warga yang menganut aliran kepercayaan, Minggu (12/11).

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, di Jakarta, kemarin berharap, agar masyarakat dapat pro aktif melaporkan ke pihak kelurahan atau desa setempat bahwa warga itu penganut kepercayaan. Pihak dinas kependudukan tentu akan mencatat itu.

“Kalau kemarin kan dia harus mengambil salah satu agama yang ditetapkan oleh pemerintah. Nah, sekarang ini diberikan kelonggaran kalau dia menganut kepercayaan cukup ditulis saya mengikuti kepercayaan, ” kata Hadi.

Pencatatan warga penganut kepercayaan, menurut Hadi, otomatis dilakukan begitu putusan MK keluar. Namun, untuk tindaklanjut misalnya format blanko akan segera dilakukan perubahan. Format blanko perekaman tentu harus dirubah tidak lagi seperti dulu.

“Karena itu Dukcapil segera revisi format blanko dan sebagainya,” ujar Hadi.

Yang pasti, lanjut Hadi, diperlukan waktu untuk melakukan perubahan sebab harus melalui proses transisi karena menyangkut perubahan pendataan termasuk juga perubahan format blanko. Prinsipnya, keputusan MK akan dilaksanakan karena bersifat final dan mengikat.

“Karena keputusan mengikat kan dilaksanakan, enggak masalah sekarang belum bisa nunggu waktu penyesuaian.  Ini kan otomatis butuh waktu transisi tapi tidak terlalu lama karena ini sudah ketetapan. Kita rubah kan lama. Nanti teknisnya tanya Pak Dirjen Dukcapil,” ujarnya.

Sumber: Kemendagri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here