TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – -Maraknya peredaran narkoba saat ini menjadi perhatian semua elemen masyarakat termasuk penegakan hukum.

Rabu, (24/01) Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang kembali memvonis salah seorang pengedar narkoba jenis narkotika, Husni Pranata terpidana kasus narkoba menjalani hukuman penjara setelah Majelis Hakim menjatuhkan vonis 8 tahun penjara subsider 6 bulan dan biaya denda sebesar Rp. 1 miliar di Gedung PN KM. 4 Tanjungpinang, Rabu (24/01/18).

Majelis Hakim yang dipimpin oleh Iriati Ummah di dampingi Hakim Anggota Corpioner dan Endah di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang tidak tanggung-tanggung menjatuhi hukuman, karena terdakwa Husni Pranata sebelumnya merupakan Tahanan penjara di Lapas Kilometer 18 Bintan.

Majelis Hakim Iriati mengatakan, terdakwa terbukti bersalah dengan pemufakatan jahat yang menjalankan narkoba dari dalam Lapas.

“Kusni Pranata telah menjalankan hukuman penjara di Lapas KM 18 Bintan dengan kasus yang sama, kemudian terdakwa kembali mengendalikan narkoba dalam Lapas dan diamankan oleh Badan Narkotika Nasional Pusat,” jelas Iriati.

Dalam putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim, terdakwa Kusni Pranata menyatakan menerima dengan putusan tersebut.

Sedangkan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aryo Nugraha menyatakan fikir-fikir selama 7 hari. Untuk diketahui Kusni Pranata pada Bulan Agustus 2018 mendatang yang seharusnya sudah dinyatakan bebas, kini kembali untuk menjalankan hukuman selama 8 tahun dengan kasus yang sama.

Penulis: beto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here