Ketua DPRD Batam menyalami Presiden Joko Widodo. F. Ist

BATAM, SIJORITODAY. Com – – Presiden Joko Widodo secara khusus mengundang sejumlah pemuka agama, tokoh masyarakat dan ormas di Propinsi Kepri untuk tatap muka dan berdialog dengannya di istana negara siang tadi, Selasa (27/2/2018). Tatap muka yang dihadiri belasan orang asal Kepri itu berlangsung penuh kekeluargaan.

Presiden dalam pertemuan itu ditemani Sekretaris Negara Pratikno. Ketua DPRD Batam Nuryanto mengungkapkan, pertemuan itu berlangsung lebih dari 2 jam. “Kami diterima dengan hangat oleh bapak Presiden sejak pukul 11.00 WIB dan selesai pukul 13 lebih,” ujar Nuryanto melalui sambungan telepon usai pertemuan tersebut dengan Sijoritoday.com.

Menurutnya selain pemuka agama, turut hadir akademisi, sejumlah pimpinan ormas seperti Banser, GP Ansor, pengurus Al Hikmah Kepri PBNU Kepri dan lainnya.

Lalu apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut? Politikus PDI Perjuangan ini mengungkapkan salah satunya terkait bagaimana pemuka agama bisa tetap menjaga persatuan dan kesatuan di masyarakat serta arif menyikapi maraknya hoax akhir-akhir ini terutama melalui media sosial.

Selebihnya Presiden mempersilahkan para delegasi untuk menyampaikan hal-hal yang ingin ia ketahui langsung.

Nuryanto sendiri mengaku menyampaikan tiga hal terkait Batam yakni masalah kewenangan antara BP Batam dan Pemko Batam yang hingga saat ini belum diatur dalam peraturan pemerintah (PP) pasca keluarnya UU Nomor 53 Tahun 1999 serta kepastian pemberlakukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam.

“Saya juga menyampaikan aspirasi masyarakat Batam terkait pungutan PBB dan WTO. WTO inikan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Masyarakat yang tinggal di pemukiman wajib membayar dua kali yakni PBB dan WTO,” ujar Nuryanto.

Lalu apa respon Presiden? Cak Nur, panggilan Nuryanto mengatakan Jokowi langsung merespon dan akan menyampaikan hal-hal tersebut ke departemen terkait untuk diatasi. Khusus untuk WTO dan PBB Presiden mengklaim ini juga memberatkan

“Wah, ini sangat membebani rakyat,” ujar Presiden seperti dikutip Nuryanto. (sito 2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here