TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com- -Kelimpahan potensi sumber alam yang dimiliki daerah merupakan cerminan kekayaan alam guna mensejahterahkan rakyat.

Namun, hingga kini kondisi pertumbuhan perekonomian Provinsi Kepulauan Riau masih jauh dibawah rata-rata nasional berdasarkan data yang dirilis BPS 2017.

Dengan hal tersebut Huzrin Hood selaku Badan Pendiri Provinsi Kepualauan Riau mengatakan, perlu adanya sebuah wadah yang mampuh memperjuangkan pertumbuhan ekonomi.

Bertepatan pada Pelaksanaan musyawarah besar dan rapat koordinasi majelis rakyat kepulauan Riau yang dilaksanakan di hotel Sampurna Jaya 7-8 April 2018, menjadi sejarah baru dalam membangun daulat rakyat di provinsi perbatasan nantinya.

“Majelis Rakyat Kepulauan Riau ini kota harapkan menjadi suatu gebrakan untuk memperjuangkan keberadaan masyarakat kepulauan kepada pemerintahan pusat”, kata Huzrin yang merupakan Dewan Pendiri Majelis Rakyat Kepulauan tersebut di hotel Sampurna, Sabtu (7/4/2019).

Sementara Dr. Ali Mochtar Ngabalin yang turut hadir dalam musyawarah majelis rakyat kepulauan mengatakan, sudah saatnya masyarakat berdaulat atas sumber daya alam. Saat ini potensi Provinsi Kepulauan Riau penyumbang penghasilan terbesar bagi negara, namun belum ada regulasi kebijakan yang dapat mendorong kondisi perekonomian pulau pulau terluar.

“Nah, dengan adanya majelis rakyat kepulauan ini nantinya kita harapkan dapat mendorong pemerintah pusat untuk dapat segera menerapkan Otonomi Khusus, yang dulu pernah saya perjuangkan di Badan Legislasi DPR RI, sebab Kepri ini merupakan etalasenya Indonesia,” ungkap Nabali yang dulu pernah menjabat sebagai anggota DPR RI ini.

Penulis: Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here