BATAM, SIJORITODAY.Com — Polisi akhirnya menahan lima tersangka dugaan kasus pornografi akibat tarian erotis yang dipertontonkan di depan publik bertajuk Pesta Rakyat yang digelar ormas Penjaga Marwah Rudi (PMR) dan komunitas otomotif New Vixion Lighting Family (NVLF) Batam di alun-alun Engku Putri, Batam pada Sabtu (14/4/2018) lalu.

Para tersangka ini ditahan mulai Selasa (17/4/2018) setelah penyidik Satreskrim Polresta Barelang melakukan pemeriksaan lanjutan. Salah satu dari lima tersangka yang ditahan itu adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ormas Penjaga Marwah Rudi (PMR) Aksa Halatu.

Sedangkan dari komunitas NVLF Batam yang ditahan adalah Hendra. Tiga penari erotis yang ditahan bersama Aksa dan Hendra berinisial  H, R, dan N.

“Kita sudah menetapkan tersangkanya dari hasil gelar perkara. Untuk penetapan tersangka lain, tergantung hasil pemeriksaan penyidik,” ujar Kapolresta Barelang Kombes Hengki kepada wartawa, kemarin (17/4/2018).

Menurut Hengki, video tarian erotis yang beredar luas dari acara PMR dan NVLF itu mengandung unsur pornografi. “Pornografinya terlihat di video itu,” ujar Kapolresta. (sito 7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here