TANJUNG, SIJORITODAY.com- –
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) akan menggelar Festival Budaya Batak pada 5 Mei mendatang di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Petrus Marulak Sitohang yang merupakan salah seorang penggagas acara ini, dalam Dialog Interaktif di Studio RRI Tanjungpinang, Senin, (23/04/2018).

“Tujuan dari Festival Budaya Batak ini untuk melestarikan budaya yang ada di Tanjungpinang khusus budaya Batak, kata Petrus,” ucapnya.

Lebih lanjut ia katakan, dalam acara ini Dalihan Na Tolu dijadikan semangat dasar dalam pelaksanaan Festival Budaya Batak Tanjungpinang yang akan berlangsung nantinya.

Kenapa Dalian Na Tolu ? kata Petrus, Dalian Na Tolu adalah Filosofi Batak yang selalu dijiwai oleh suku bangsa batak. Dalihan Na Tolu tersebut adalah: Somba Marhula-hula, Manat Mardongan Tubu dan Elek Marboru.

“Dalam acara itu kita dipersatukan dalam filosofi Dalihan Na Tolu. Kita menunjukkan bahwa Orang Batak di daerah perantauan dapat bersatu karena dalam diri Batak itu sendiri ada harmoni dalam keberagaman. Dan Batak juga dapat bersatu dengan suku-suku lain,” katanya.

Senada dengan hal yang sama, Hot Asi Silitonga yang juga salah satu dari penggagas acara, mengatakan bahwa suku batak harus dapat memberi peran dalam keberagaman.

“Suku bangsa Batak harus ikut berkontribusi dengan keberagaman yang ada di Tanjungpinang. Melalui acara ini juga kami harapkan anak cucu kami nanti lebih mengenal budaya batak,” ujarnya.

Sementara dalam festival ini nantinya akan diisi dengan berbagai pertunjukan diantaranya tor-tor, musik gondang, paduan suara, kuliner khas batak yang halal dan juga lucky draw.

Bet

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here