TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Terkait dengan masih belum dimulainya pembangunan proyek Gurindam 12 oleh pemerintah Provinsi Kepri. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan mulainya pembangunan proyek Gurindam XII tersebut menunggu selesainya kajian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) disekitar Proyek pembangunan.

Hal ini disampaikan Arif Fadillah di Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

“Laporan yang kami dapat masih menunggu AMDAL kawasan proyek tersebut,” ungkap Sekda.

Dikatakan Sekda, setelah selesai AMDAL dari pembangunan proyek tersebut, barulah proyek pembangunan gurindam 12 tersebut dapat dilelang.

“Terlambatnya proses kajian Amdal disebabkan adanya perubahan Detail Enginering Design (DED) proyek Gurindam 12,” ungkap Arif kembali.

Padahal,lanjut Sekda sebelumnya kajian dan DED tersebut sudah selesai, namun dengan pertimbangan lainnya maka harus dilakukan perubahan.

Namun,Sekda menegaskan melalui rapat evaluasi bahwa Gubernur telah menginstrusikan agar semua Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri turut membantu proses yang terkait segera selesai.

“Sehingga proyek Gurindam 12 segera apalagi proyek ini melibatkan dinas lainnya. Mudah-mudahan proyek ini bisa segera berjalan, karena akan memberi dampak pada semua sektor di Kepri ini,” ungkap Sekda.

Sedangkan  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pertanahan dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepri, Abu Bakar Menjelaskan bahwa perubahan DED yang dilakukan meliputi jalur jalan laut yang sebelumnya akan melalui laut di depan Lantamal IV, karena alasan tertentu jalur itu harus diubah ke bagian dalam.

“Nantinya perubahan itu akan menggunakan jalan yang sudah ada, dimulai Teluk Keriting hingga ujung timur Lantamal IV dan akan berbelok didekat Masjid Lantamal,” jelas Abu.

Sehingga Abu yakin progress pembangunan proyek Gurindam 12 ini dapat dimulai tahun 2018 ini dan selesai sesuai yang direncanakan.

Kepriprov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here