TANJUNGPINANG, SIJORITODAY – Sedikitnya 30 Desa yang ada di Provinsi Kepri bakal dialiri arus listrik pada tahun 2018 ini. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kepri Amjon di Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

“Melalui PLN Wilayah Riau Kepri, Pemprov Kepri telah mencanangkan program ketenagalistrikan untuk mencapai target kita 2021 seluruh Kepri terlistriki,” ungkap Amjon, seperti yang dikutip dilaman Kepriprov.go.id.

Amjon mengatakan , program masuknya listrik di pulau-pulau di Provinsi Kepri ini telah berjalan sejak 2017 lalu.

“Tahun 2017 lalu ada sekitar 30 desa, tahun 2018 ini kembali ada 30 desa yang akan terlistriki,” ungkap Amjon

Dikatakan Amjon, dan untuk progres pembangunan ketenaga listrikan di tahun 2018 ini telah mencapai 60 persen.

“Untuk kendala masih dikarenakan pulau-pulau di Kepri yang dominan lautan sehingga kendala nya cuaca dan kondisi pulau-pulau tersebut,” ujar Amjon.

Namun Amjon yakin bahwa hingga akhir 2018 ini, seluruh desa dari yang ditargetkan terlistriki tahun ini dapat teraliri listrik.

“Kita juga optimis untuk memberikan kebutuhan akan listrik khususnya bagi pulau-pulau di Kepri,” ujar Amjon.

Seperti yang diketahui, Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketenagalistrikan telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri melalui sidang paripurna di ruang rapat DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/09/2017) lalu

Perda tersebut pun berguna untuk meningkatkan ketenagalistrikan diwilayah perdesaan, DPRD Kepri telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepri dan PLN Wilayah Riau dan Riau Kepulauan serta PLN Bright Batam pada 23 Agustus 2017 lalu.

“Nota kesempahaman ini berisi komitmen sinergitas pemerataan listik setiap perdesaan yang ada di Kepri pada tahun 2019 mendatang, kemudian 95 persen pada tahun 2020 wilayah Kepri ditargetkan sudah teraliri listrik,” kata Sirajudin Nur yang merupakan Ketua Pansus sekaligus juru bicara ketenagalistrikan DPRD Kepri sejak itu.

Bahkan Gubernur Kepri saat disahkan Perda tersebut mengatakan, Provinsi Kepri masih 56 Persen yang dialiri listrik dan 44 persen atau sekitar 400 desa di Provinsi Kepri masih belum tersentuh dengan listrik.

“Dengan disahkannya Perda ini, juga dapat memacu semangat Pemerintah Provinsi Kepri dalam pembangunan Provinsi Kepri kedepan,” terangnya.

(Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here