BATAM, SIJORITODAY.com – – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau bekerja sama dengan Bareskrim Polri, menangkap JA (38) warga Batam, karena memposting konten berita hoax yang belum pasti kebenarannya yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan masyarakat.

JA memposting status di Facebook dimana berisi gambar seseorang yang mati tenggelam di sungai dan diberi caption : “mayat (Lili Ali) yg minta gempa kemarin”.

“Dari pengakuan tersangka memposting gambar yang disebar tersebut di save dari akun orang lain kemudian di Posting kembali dengan gambar yang sama dengan diberi caption diatas,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga dalam rilis yang diterima Sijoritoday.com.

Erlangga membeberkan barang bukti yang diamankan adalah berupa 1 (satu) buah smartphone oppo a71, warna hitam imei 2 868836032887217. Imei slot 2868836031887209 .

-1 (satu) buah sim card operator simpati no. Ccid 0025000004753555 .

– 1 (satu) buah sim card operator simpati no. Ccid 6210611421819.

Perbuatan tersangka dikenakan dengan Pasal 14 ayat (2) dan/atau pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 1 Tahun 1946. Yang mana pada pasal 14 ayat (2) berbunyi “Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita ata pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun”.

Dan pasal 15 : “Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak- tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya dua tahun”.

Ak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here