BERSEPEDA jaman now, lebih tepat dan keren biasanya dikatakan “Gowes” oleh para bikers. Ini bahasa gaul bagi para pecinta olahraga sepeda.

Bersepeda akan memberikan spirit dalam menjalani dinamika kehidupan, utamanya bagi mereka yang memahami filosofinya.

Seperti Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto seiring perjalanan tugasnya, ternyata sudah menjelajahi banyak tempat dengan bersepeda. Mau tau dimana saja pak Kapolda Kepri menjelajahi tempat tersebut ?

Misalnya, mengayuh sepeda di Jakarta dan sekitarnya, berbagai medan menanjak di Kendari bukanlah kendala yang berat bagi sang Kapolda Kepri ini.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi R saat menggayuh sepeda

Bahkan, Baubau hingga Buton Sulawesi Tenggara, berbagai tanjakan yang eksotik di Ambon Maluku, Barelang Batam, Bintan – Tanjungpinang Kepri dan beberapa rute lainnya telah dilewati Jenderal Bintang dua tersebut.

Uniknya, Aktivitas ke kantor pada pagi hari pun juga dijalani Kapolda dengan bergowes ria.

Pertanyaan sederhana yang mengemuka, apa filosofinya sehingga gowes mampu memberikan spirit ?!!?

Kapolda mengangap semua dapat memulai suatu perjalanan dengan apa yang dimiliki, tanpa harus memiliki semua kapasitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Saat harus terjatuh, jangan berkecil hati tapi tetaplah semangat. Itu akan membuat merasa lebih kuat, dan cepatlah segera berdiri kembali untuk mencapai tujuan awal yang sudah ditetapkan.

Kapolda melambaikan tangan tampak melepaskan senyuman

Beginya, dengan melepaskan segala kecemasan akan membuat lebih tenang dan ringan menjalani semuanya, serta legowo saat yang lain ingin menyalip dengan mempersilahkan dan tersenyum padanya.

“Karena kita tidak tahu kemana arah tujuan yang bersangkutan. Kita tetap fokus dan terus berusaha mencapai tujuan kita sendiri,” kata Kapolda saat itu.

Bahkan menurutnya, ada saatnya kita tidak selalu kuat, maka belajarlah untuk memahami dan mengelola semua perasaan yang muncul. Nikmatilah dinamika perjalanan.

Hindari rasa cemas, itulah yang dilakukan Kapolda, karena kecemasan akan membawa kearah yang lain bukan ke tujuan yang sudah ditetapkan.

“Mencoba jalur lain yang berbeda, akan memberikan pengalaman dan tantangan baru yang menunggu untuk kita taklukan,” ceritanya.

Namun, terkadang dirinya berhenti sesaat guna memperbaiki sesuatu yang dirasa kurang, sehingga perjalanan untuk sampai ke tujuan terasa lebih mudah dan nyaman.

Seiring berjalannya waktu, mungkin Kapolda akan lebih banyak menemukan pelajaran-pelajaran hidup lainnya pada setiap kayuhan.

“Memaknai secara sederhana, sebuah filosofi akan mendorong mental kearah tujuan, itulah mentalitas sepeda,” sambung Kapolda bercerita.

Seperti Presiden Republik Indonesia ke 3, BJ Habibi, berkata: “Saya tidak pernah tidak bekerja. Saya memiliki mentalitas sepeda. Kalau Anda naik sepeda dan berhenti bekerja, Anda akan jatuh. Jadi kalau saya berhenti bekerja, saya akan mati”.

“Life is like riding a bicycle, you must keep moving (Hidup itu seperti mengendarai sepeda, untuk menjaga keseimbangan kita harus terus bergerak),” kata Albert Einstein dikutip Kapolda Kepri.

Pada akhirnya, Kapolda berharap semoga kita semua memiliki mentalitas sepeda guna memacu semangat untuk terus dan terus berkarya serta berinovasi. (Ak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here