Foto : doni

BATAM, SIJORITODAY.com– – Dampak kenaikan harga tiket pesawat domestik yang melambung tinggi serta kebijakan bagasi berbayar, menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penumpang transportasi udara di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau.

Bahkan sejumlah perusahan maskapai penerbangan domestik mulai memangkas frekwensi penerbangan ke sejumlah tujuan.

Sebelum adanya kenaikan harga tiket pesawat dan bagasi berbayar, dalam satu hari rata-rata jumlah penumpang di bandara Internasional Hang Nadim, Batam mencapai 7.200 penumpang. Namun akibat kenaikan harga tiket serta kebijakan bagasi berbayar turun menjadi 6.200 penumpang per hari.

Kepala bandara Internasional Hang Nadim Batam Suwarso mengatakan, terjadi penurunan animo masyarakat untuk berpergian mengunakan transportasi udara, akibat tingginya harga tiket serta kebijakan bagasi berbayar yang diterapkan pihak perusahaan maskapai penerbangan.

“Kurangnya animo masyarakat yang mengunakan transportasi udara menyebabkan maskapai mengurangi frekwesni penerbangan ke sejumlah tujuan,” ungkap Suwarso.

Pihak perusahaan maskapai penerbangan seperti Garuda mulai mengurangi frekwensi penerbangan. Garuda dengan tujuan Jakarta biasanya dilayani dengan 5 kali penerbangan, namun saat ini hanya 3 kali penerbangan.

Demikian juga dengan Lion Air tujuan Medan dikurangi dari 3 kali menjadi hanya 1 kali penerbangan setiap harinya. Begitu juga dengan tujuan Pekanbaru dari 3 kali menjadi 2 kali penerbangan per harinya.

Penulis : doni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here