TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Iskandarsyah mendesak Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun segera menutup tambang timah 0-2 mil yang beroperasi di wilayah pesisir Kabupaten Karimun.

Menurut Iskandarsyah, tambang timah yang dioperasikan oleh PT. Timah (BUMN), PT. Karimun Maining (swasta), dan PT. UNINDO (swasta) iti tidak berdampak positif bagi kehidupan masyarakat nelayan pesisir.

“Malah menyebabkan lingkungan biota laut menjadi rusak dan masyarakat nelayan tetap miskin,” ujar Iskandarsyah, di Tanjungpinang, Rabu (20/3).

Dalam kesempatan Reses dengan masyarakat di Kelurahan Alai, Kecamatan Ungar, Karimun, belum lama ini. Pria yang akrab disapa Iskandar itu mengaku menerima banyak keluhan dari warga, terkait beroperasinya tiga perusahaan tambang timah tersebut.

Lanjut Iskandar, mereka yang mayoritasnya tinggal di daerah operasi pertambangan timah di Pulau Kundur dan Pulau Karimun, mengeluhkan keruhnya air laut dan banyak terumbu karang yang rusak.

Selain itu, masyarakat turut menyampaikan bahwa program CSR oleh ketiga perusahaan itu tidak jelas serta tidak berdampak langsung kepada masyarakat nelayan pesisir.

“Selama ini pihak perusahaan tidak konsisten dalam memberikan bantuan kompensasi langsung kepada masyarakat nelayan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Pansus RZWP3K ini meminta Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun segera mengevaluasi dan mereview kembali kebijakan tambang timah di bawah 2 mil, termasuk merevisi kebijakan bantuan langsung kepada  masyarakat nelayan pesisir.

“Permintaan kami tutup saja tambang timah di bawah 2 mil. Peta rencana tambang timah juga di hapus dari laut Kepri,” ungkap pria kelahiran Moro tersebut.

Sejauh ini, ditekankan Iskandar, pihaknya masih menunggu keberpihakan gubernur terhadap masyarakat nelayan pesisir di Dapilnya tersebut.

 

Laporan: Mn

4 KOMENTAR

  1. Tambang granite juga jangan lupa dilirik pak.
    Habis pulau karimun ter exploitasi
    Yg hasilnya penjualan nya kita gak tau kemana

  2. Klu ditutup tambang timah yg bpk inginkan, apa bpk siap menampung pengangguran yg bpk tutup pt.Timah nya pak.
    Apa bpk siap mengasih makan anak istri yg perkerjaan suaminya ditutup pak,
    Kami tunggu solusi dr omongan bpk yg terhormat.
    Program bpk jgn menambah byk lg pengganguran dikarimun pak, ntar kami smua pd mintak makan and susu buat anak” kami kermh bpk,
    Apa kah bpk yg terhormat siap melanyani serta menanggung keluarga kami smuanya pak !!!!!!!!!!!!!!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here