TANJUNGPINANG, SIJROITODAY.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau akan menggelar festival kue bulan atau mooncake festival 2019 di Jalan Merdeka, Pasar Kota Lama Tanjungpinang,  13-14 September 2019 mendatang.

Wali Kota Tanjungpinang,  Syahrul, menyatakan dalam festival ini akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari bazar yang diikuti pengrajin kue bulan hingga malam puncak festival yang akan diisi dengan pagelaran seni dan budaya.

“Kami akan mendukung penuh budaya dan tradisi dari semua etnis yang ada di Kota Tanjungpinang,” ungkap Syahrul, Sabtu (7/9).

Hal itu, lanjutnya, bertujuan agar generasi milenial dan masyarakat dapat mengembangkan serta melestarikan warisan dari nenek moyang yang sudah ada selama ini.

Di samping itu, upaya melestarikan budaya dan tradisi ini diharapkan berdampak terhadap meningkatnya kunjungan wisatawan dan perekonomian daerah, seperti meningkatnya hunian hotel dan turis-turis diharapkan dapat berbelanja selama berada di kota Tanjungpinang.

“Kami juga meminta dukungan dari semua pihak  agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang, Surjadi, menyatakan festival kue bulan ini dapat terlaksana atas kerjasama dengan paguyuban etnis Tionghoa di daerah setempat.

Surjadi mengharapkan supaya festival ini dapat dikemas dengan baik dan menarik.

Dia turut meminta semua pihak melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik dalam maupun luar daerah, supaya festival ini ramai dikunjungi.

“Mari kita tunjukkan pada dunia dan masyarakat Indonesia, bahwa Tanjungpinang kerukunan hidup beragama sangat harmonis sehingga orang tidak merasa takut untuk berkunjung ke Tanjungpinang,” tutur Surjadi.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here