TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Askot Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau bangkit setelah 12 tahun vakum.
Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya Musyawarah Pemilihan Asosiasi PSSI Tanjungpinang tahun 2019-2023 yang diikuti  31 klub sepak bola dan satu asosiasi futsal, di Hotel Sampurna Jaya, Rabu (11/9) sore.
Dari hasil musyawarah tersebut, Komite Pemilihan (KP) memutuskan Bobby Wira Satria sebagai Ketua Askot PSSI Tanjungpinang periode 2019-2023.
Pria yang akrab disapa BWS itu terpilih secara aklamasi, setelah dua calon ketua lainnya yakni Bambang dan Musril mengundurkan diri dengan berbagai pertimbangan.
“Alhamdulillah, saya juga mendapat dukungan penuh dari voter yakni 31 klub sepak bola dan sayu asosiasi futsal Tanjunpinang,” kata Bobby Wira Satria.
Usai terpilih, kata Bobby, langkah selanjutnya ialah melakukan konsolidasi internal bersama wakil ketua serta tiga anggota komite executif (Exco) Askot PSSI Tanjungpinang terpilih.
Kemudian, membentuk tim formatur susunan kepengurusan dalam jangka waktu selama 14 hari.
“Setelah terbentuk pengurus, akan dilanjutkan dengan pelantikan. Waktu pelantikan kita masih belum tahu,” ungkapnya.
Kabag Pemerintahan Kota Tanjungpinang itu mengaku membawa visi dan misi menjadikan Askot PSSI Tanjungpinang semakin profesional, mandiri dan berintegritas.
Dia katakan, ada empat program skala prioritas Askot PSSI Tanjungpinang yang baru ini, antara lain pembinaan usia dini, melakukan perbaikan tata kelola sepak bola, melakukan perbaikan manajerial klub, serta perbaikan sarana dan prasarana di Tanjungpinang.
“Tentunya kami tidak bisa berdiri sendiri. Perlu dukungan dari berbagai pihak, agar program ini dapat terwujud,” imbuhnya.
Sementara, Wakil Ketua Askot PSSI Tanjungpinang, Ade Noverwin, menyatakan siap membantu ketuanya untuk mewujudkan visi dan misi tersebut.
Menurut Ade, pihaknya akan fokus membangkitkan serta menyalurkan generasi muda khususnya di bidang sepak bola. Di samping membantu sarana dan prasarana.
“Kita harapkan ke depan lahir atlet muda yang bisa bersaing di tingkat provinsi dan nasional,” sebut Ade.
Tokoh sepak bola Tanjungpinang, Bambang, pengurus PSSI yang baru ini dapat membawa angin segar bagi dunia sepak bola di daerah tersebut.
Apalagi, kata dia, selama 12 tahun terkahir ini Askot PSSI Tanjungpinang tidak memiliki ketua defenitif tetapi dijabat Plt.
Selain itu, program di era pengurus PSSI sebelumnya tidak berjalan dengan baik dalam menunjang sepak bola Tanjungpinang.
“Harapannya, mudah-mudahan organisasi sepak bola di Tanjungpinang mengalami kemajuan. Baik dari segi pembinaan usia dini hingga kompetisi sepak bola,” tutur Bambang.
 (Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here