TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto mengaku tidak keberatan jika diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap reklamasi dan gratifikasi jabatan Gubernur Kepri nonaktif, Nurdin Basirun.
“Saya akan kooperatif kalau dimintai keterangan,” kata Isdianto di Pulau Dompak, baru-baru ini.
Isdianto juga mengajak kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kepri supaya kooperatif dan tidak menghalang-halangi kerja lembaga antirasuah tersebut.
“Tak perlu takut, sampaikan saja yang sebenarnya kepada KPK. Agar kasus ini cepat selesai,” ujarnya.
Isdianto juga mengaku tidak tahu ketika disinggung mengenai kasus suap dana reklamasi di pantai Tanjung Piayu, Batam, serta gratifikasi jabatan pejabat di lingkungan Pemprov Kepri.
“Kalau tanya soal itu, saya memang tidak tahu,” tegasnya.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Pemprov Kepri, Andi Asrun, berharap KPK ikut memeriksa Isdianto terkait kasus Nurdin Basirun.
“Sekda dan para Kepala OPD Pemprov Kepri sudah diperiksa, tinggal Plt gubernur yang belum. Padahal mereka berada dalam satu organisasi pemerintahan,” kata Andi Asrun.

Andi menilai pemeriksaan terhadap mantan Kepala Dispenda Kepri itu penting dilakukan KPK, guna mengetahui lebih jauh duduk perkara sebenar yang tengah menjerat Nurdin Basirun.

“Saya memandang Isdianto memang perlu dimintai keterangan terkait posisinya serta pengetahuannya terhadap masalah ini,” ungkap Andi.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here