TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com – – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan pengembangan smart city di Kota Tanjungpinang,

Untuk itu, secara berkelanjutan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) ke-4 Gerakan Menuju 100 Smart City Tanjungpinang.

Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari tersebut, berlangsung dari 30 September s.d 1 Oktober 2019, ditutup secara langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, di Aula Lantai III, Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Senin (30/9/2019).

Pada bimtek ke-4 ini, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Walikota dengan Dewan dan Tim Pelaksana Smart City, yang terdiri dari Kepala OPD, unsur FKPD, Camat, Lurah, Perguruan Tinggi, BUMN, Perbankan, PT. Telkom, pihak swasta, serta organisasi masyarakat.

Walikota, H. Syahrul mengatakan bimtek keempat ini merupakan tahap akhir dari pendampingan tim pembimbing smart city nasional bagi kota Tanjungpinang, dan tujuan akhirnya telah tersusun buku masterplan dan quick win Tanjungpinang smart city yang telah diselaraskan dengan visi Tanjungpinang dan RPJMD 2018-2023.

“Ini adalah upaya dan komitmen semua OPD didampingi tim ahli smart city sehingga dapat menghasilkan masterplan dan quick win smart city. Masterplan ini nantinya, akan saya paparkan di hadapan tim penguji smart city nasional pada November 2019 mendatang,” ucapnya

Pada kesempatan ini, Walikota mengajak para OPD, Lurah, Camat, serta para stakeholder, untuk komitmen dan bersinergi mewujudkan masterplan yang sudah di susun dengan sungguh-sungguh dan cermat, sebagai indikator pelaksanan Tanjungpinang menuju smart city.

Syahrul juga mengucapkan terimakasih kepada tim pembimbing Kementerian Kominfo RI, dewan dan tim pelaksana smart city, yang telah membantu dan membimbing kota Tanjungpinang dalam penyusunan masterplan smart city.

“Saya minta komitmen dan kesungguhan dari semua OPD dalam pelaksanaan masterplan smart city. Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Tanjungpinang menuju smart city”, ucapnya

Sebelumnya, Tim Pembimbing Smart City Kementerian Kominfo RI, Yudho Giri Sucahyo menjelaskan penyusunan masterplane smart city telah melalui tahapan, mulai dari menanalisis strategis daerah smart city, kemudian kita melihat kesiapan Tanjungpinang dari sisi struktur, infrastruktur dan suprastruktur. Lalu, menghasilkan buku kedua tentang masterplan, di mana kita menetapkan visi, misi, strategi, rencana aksi, hingga peta jalan, dan buku ketiga yang juga sudah kita susun executive summary masterplan Tanjungpinang.

“Kunci sukses smart city adalah konsistensi dari seluruh OPD, konsen dengan masterplan yang telah di susun. Kedepan, dinas kominfo, tentunya punya tugas berat untuk melakukan integrasi data, informasi, serta membangun infratruktur sehingga TIK yang ada dalam masterplan dapat terlaksana”, ujarnya

Sementara Dr. Harya Damar Widiputra, S.T,M.Kom selaku perwakilan Kementerian Kominfo RI, menilai penyusunan masterplan dari renstra program dan kegiatan tiap-tiap OPD hingga 2023, semuanya berimplikasi langsung terhadap implementasi smart city yang ada di kota Tanjungpinang.

Selesai bimtek keempat ini, kata Harya, di tahun 2020 Kementerian Kominfo RI akan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang direncanakan dari masterplan Tanjungpinang smart city.

“Monitoring dan evaluasi akan kita lakukan di 2020. Hasil penilaian itu, akan digunakan oleh Kementerian Keuangan di tahun 2020 terhadap besaran DAK yang akan diberikan untuk kota Tanjungpinang di tahun 2021,” terangnya.

Harya juga mengaku salut atas pemikiran dan komitmen seluruh OPD dan semua pihak dalam penyusunan masterplan smart city Tanjungpinang. Pasalnya, waktu yang sangat pendek, hanya empat kali bimtek dan enam hari berdiskusi, tim penyusun smart city Tanjungpinang bisa menghasilkan buku masterplan smart city yang mencakup enam dimensi smart city.

“Ini akan membawa kota Tanjungpinang menjadi kota yang smart dan menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya, khususnya di provinsi Kepri,” tutup dia.

Turut hadir, Wakil Walikota, Hj. Rahma, unsur FKPD, Kepala OPD, Camat, Lurah, pimpinan Perbankan, PT. Pelindo, PT. Telkomsel, LAM, Perguruan Tinggi, serta organisasi masyarakat.
(Kominfo)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here