TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Pemko Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menyalurkan kartu kendali BBM bersubsidi kepada 45 bus pariwisata yang ada di daerah tersebut.
Branch Manager Pertamina Kepulauan Riau, Awan Raharjo, mengatakan dengan adanya kartu kendali tersebut, pembelian BBM bus pariwisata dibatasi maksimal 60 liter per hari. Khususnya di SPBU kilometer 10, Tanjungpinang Timur.
“Tahap awal ini kita berlakukan untuk bus pariwisata dulu, ke depan akan diterapkan bagi seluruh kendaraan yang berhak mengonsumsi BBM subidi,” kata Awan Raharjo, Selasa (1/10).
Awan menyatakan, kartu kendali ini dibuat utnuk mengantisipasi kebocoran penggunaan BBM subsidi. Sebab, saat ini konsumsi BBM subsidi di Tanjungpinang melebihi kuota sekitar 10 persen.
Kuota BBM subsidi di Tanjungpinang, kata dia mencapai 25 ribu kilo liter per tahun.
“Dengan kartu kendali, mudah-mudahan penyaluran BBM subidi semakin tepat sasaran,” imbuhnya.
Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, penerapan kartu kendali untuk bus pariwisata akan semakin mendorong geliat dunia wisata di daerah tersebut.
Dengan kartu kendali, lanjutnya, tentu ketersediaan solar bagi bus pariwisata akan terjamin.
Aktivitas untuk mengangkut wisatawan di Tanjungpinang pun akan semakin lancar.
“Saat ini pariwisata menjadi salah satu sektor andalan untuk meningkatkan perekonomian Tanjungpinang,” ujar Syahrul.
Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Tanjungpinang, Sapril Sembiring, menyampaikan kuota 60 liter per hari sudah lebih dari cukup untuk mendukung operasional bus pariwisata setempat.
Dia juga mendorong ke depan pertamina juga membuat kartu kendali untuk bus pariwisata yang ada di Kabupaten Bintan dengan jumlah mencapai 100 unit.
“Saat ini ada peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan,” tuturnya.
(Mn)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here