ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Bertempat di Aula Kantor Camat Jemaja telah digelar Sosialisa mengenai Transportasi angkutan barang dengan menggunakan jasa angkutan Tol Laut. Sosialisasi bersama Dinas Diskoperindag Kabupaten Kepulauan Anambas dipimpin langsung oleh Camat Jemaja Abdullah Sani, S.Pd, Senin (07/10/19).

Dalam sambutannya, Camat Jemaja mengucapkan terimakasih kepada Dinas Diskoperindag Anambas yang telah bersedia mensosialisasikan Kapal Muatan Barang Tol Laut di Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Barat.

Selain itu camat juga berharap agar masyarakat mau bergandengan tangan dalam menggesa agar Kapal Kargo Tol Laut secepatnya sandar di Pelabuhan Berhala Letung. Dengan harapan Semoga bisa membawa manfaat buat masyarakat di Kepulauan Jemaja kedepan lebih baik.

“Tol Laut ini merupakan perjuangan dan Keinginan kita bersama, dengan masuknya Tol Laut di Jemaja Sudah barang tentu akan memberikan banyak manfaat buat kita. Karena Tol Laut ini bertujuan agar barang yang menjadi kebutuhan kita sehari-hari mulai dari sembako dan barang kebutuhan lainnya bisa kita beli dengan harga lebih terjangkau,” Ucap Camat.

Sementara, Raja Junaidi kepala seksi Perdagangan Luar dan Dalam Negeri Dari Dinas Diskoperindag Kabupaten Kepulauan Anambas dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Beroperasinya Kapal Angkutan Barang jenis Tol Laut ini bertujuan untuk Meningkatkan Kelancaran Harus Barang, Meningkatkan Ketersediaan Barang, Mengurangi Disparitas Harga, Menjaga Integrasi Pasar Dalam Negeri, Meningkatkan Perdagangan Antar Pulau, Menjaga Stabilitas Harga, dan Meningkatkan Pembangunan Daerah Perbatasan.

Selain itu, Junaidi juga menjelaskan bahwa untuk melakukan pengiriman Barang Baik dari Anambas Ke Tanjung Periuk maupun Dari Tanjung Periuk Ke Anambas sudah barang tentu ada prosedur yang mesti buat oleh calon Pengguna Jasa Tol Laut baik Perorangan maupun dengan Sistem Berkelompok.

“Nantinya mereka akan mengisi Form yang kita sediakan, namanya Fakta Integritas, karena itu merupakan wujud Komitmen mereka dalam menggunakan jasa Angkutan Tol Laut,” Tutur Junaidi.

Tidak hanya itu katak Dia, bahwa di Anambas banyak masyarakat yang telah menggunakan jasa angkutan Tol Laut, terhitung sejak tahun 2016-2019 jumlah barang yang di angkut terus bertambah.

Tahun 2016, Muatan 2.339,17 Ton dengan jumlah 16 Voyage atau rute Perjalanan. Tahun 2017 muatan 2.383,38 Ton dengan 18 voyage, Tahun 2018 Muatan sebanyak 3.266,94 Ton dengan 14 voyage, dan untuk Tahun 2019 sampai dengan bulan September Muatan berjumlah 845,5 Ton dengan banyak Perjalanan berjumlah 10 voyage.

Tidak hanya itu, Dia juga menjelaskan bahwa Camat Jemaja Sudah sering melayangkan surat kepihaknya agar Kapal Tol Laut Segera bersandar di Pelabuhan Letung.

“Camat memang sudah tiga kali melayangkan surat ke Diskoperindag, dan Alhamdulillah hari ini surat Camat baru bisa kami jawab, karena kami juga memiliki kesibukan yang mesti kami siapkan,” Tambahnya.

Masih kata Junaidi, “Tol Laut diperuntukan khusus untuk daerah terpencil dan perbatasan, dan salah satu Syarat agar Tol Laut bisa sandar di pelabuhan Jemaja harus ada barang yang diterima atau barang yang dikirim dari Jemaja Ke Tanjung Periuk,” Tutupnya.

Hadir dalam pada rapat itu Camat Jemaja, Camat Jemaja Barat, Sekcam Jemaja dan Jemaja Barat, Lurah Letung, Raja Junaidi kepala seksi Perdagangan Luar dan Dalam Negeri, Nexen Kasi bina Pasar beserta Staf Diskoperindag Anambas, Lurah Letung, Para Kades se Kecamatan Jemaja, BPD Se Kecamatan Jemaja, serta turut juga hadir Bapak dan Ibu para Pengusaha se Kecamatan Jemaja. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here