BATAM, SIJORITODAY.com – Empat orang pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor dan jambret berhasil diamankan oleh Ditreskrimum Polda Kepri. Keempatnya menjalankan aksi kejahatannya di beberapa wilayah di Kota Batam.

Pelaku berinisial RH, laki-laki 22 tahun yang menjalankan aksi nya sebagai Jambret bersama pelaku Inisial MKS alias Jepon, laki-laki 21 tahun.
Sementara untuk pelaku curanmor inisial AP, laki-laki 21 tahun dan penandah hasil curanmor adalah inisial S, laki-laki 29 tahun.
Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepr Kombes Pol Drs. S. Erlangga dan didampingi oleh Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Arie Dharmanto, Selasa (8/10).
Wadir Reskrimum Polda Kepri, menyatakan pengungkapan dilakukan oleh Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri yang didasari dari dua laporan Polisi yang diterima dari masyarakat, kemudian tim melakukan penyelidikan dan didapatkan empat orang tersangka dan beberapa barang bukti yang diamankan.

“Modus Operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah disaat melihat orang bermain Handphone dengan menggunakan kendaraan dan kemudian pelaku merampas dan mencuri barang tersebut,” imbuhnya.

Lanjut dia, empat orang pelaku ini saling berkaitan dalam menjalankan aksi kejahatannya dengan tugas dan peran masing-masing.
“Masing-masing ada yang berperan sebagai pengambil handphone, bagian penerima handphone, ada yang bertugas melakukan pencurian kendaraan bermotor dan ada yang berperan sebagai penerima hasil dari curanmor tersebut,” ujarnya.

Bersama pelaku, turut diamankan satu buah pisau berbentuk tongkat panjang 50 cm, satu unit hp oppo warna merah, satu unit hp samsung, satu unit r2 yamaha jupiter z warna merah hitam, satu unit r2 honda beat warna hitam, satu unit r2 yamaha vega warna hitam tanpa nopol.

Menurut Kabid Humas, sebagian besar lokasi kejahatan yang dijalankan pelaku adalah di wilayah Batam Center, wilayah BCS Mall, vihara Windsor, hotel Merlin Pelita, dan diwilayah Baloi Center.

Kendaraan yang digunakan oleh pelaku sendiri merupakan hasil dari kejahatan Curanmor.

“Sampai dengan saat ini tim Jatanras terus melakukan pendalaman dan penyelidikan terhadap pelaku lain yang terlibat didalam kejahatan ini,” kata Erlangga.

(Mn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here