TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI menggelar sidang perkara antara pelapor yang merupakan eks Caleg Partai Gerindra, Muhammad Yunus dengan terlapor dua komisioner Bawaslu Kota Batam yaitu Bosar Hasibuan dan Mangihut Rajagukguk.

Sidang digelar di Kantor Bawaslu Kepri, di Kilometer 8, Tanjungpinang, Senin (21/10/19).
Muhammad Yunus selaku pelapor menggugat dua anggota Bawaslu tersebut karena diduga telah melakukan pelanggaran kode etik.
“Ini merupakan sidang perdana, kami berharap Dewan Kehormatan DKPP RI selaku pengawas Bawaslu se Indonesia dapat berlaku adil dan tegas,” kata Yunus.
Yunus menilai dua komisioner Bawaslu Batam itu telah merekayasa kasus politik uang, untuk menjegal dirinya supaya tidak menjadi sebagai anggota DPRD Kota Batam.

Yunus merupakan pemenang dalam pileg di Dapil III Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam dari Partai Gerindra pada saat itu.

“Karena adanya konspirasi dari dua komisioner Bawaslu Batam ini, saya dijegal dan akhirnya gagal,” ungkapnya.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan, sidang perdana ini masih mendengarkan keterangan saksi-saksi.
Sidang perdana dipimpin anggota DKPP RI Rahmat Bagja selaku ketua sidang, didampingi Widiono Agung dari KPU Kepri selaku anggota sidang dan Rasmawati dari anggota Bawaslu Kepri anggota sidang dan satu lagi dari unsur tokoh masyarakat Suminyanti.
(Mn)
Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here