ANAMBAS, SIJORITODAY.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) langsungkan Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD KKA dengan Agenda penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggran 2020 dan Ranperda Pembentukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Sabtu sore (16/11/19).

Rapat paripurna penyampaian Nota Keuangan Ranperda APBD tahun anggran 2020 dan Ranperda Pembentukan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas dipimpin oleh ketua DPRD KKA Hasnidar.

Pada kesempatan itu Plh Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra menyampaikan bahwa Tema Pembangunan KKA Tahun 2020 mengutamakan pendidikan dan kesehatan, pembangunan konektivitas wilayah dan sarana prasarana pemerintahan.

“Tema pembangunan kita sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) KKA Tahun Anggaran 2020 adalah pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata serta pembangunan konektivitas wilayah dan sarana prasarana pemerintahan yang berkesinambungan,” Paparnya.

Dia mengatakan bahwa Rancangan APBD Tahun 2020 Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikan sebesar Rp. 14.879.628.585,00 dan SILPA tahun sebelumnya di asumsikan sebesar Rp. 169.700.000.000,00.

“R-APBD tahun 2020 mengalami Kenaikan sebesar 1,23% dibandingkan dengan APBD Induk Tahun anggaran 2019, kenaikan pada R-APBD tahun anggaran 2020 dikarenakan terdapat sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SILPA),” Tambahnya.

Lebih lanjut Wan menjelaskan, asumsi pendapatan yang telah disepakati sebesar Rp 1.058.159.064.773,00 atau mengalami penurunan sebesar Rp. 108.919.405.415,00 atau 9,33% dibandingkan dengan APBD Induk Tahun anggaran 2019.

Adapun rincian tersebut terdiri dari
1. Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengalami kenaikan sebesar Rp. 5.506.151.711,00 sehingga R-APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 43.306.011.197 pada sisi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.

2. Dana perimbangan, R-APBD tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp. 868.244.278.392,00 atau mengalami penurunan terdiri dari dana bagi hasil (DBH) , dana alokasi umum (DAU), dana alokasi khusus (DAK).

3. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, mengalami kenaikan sebesar Rp 28.791.759.166,00 sehingga R-APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp 146.608.775.184,00 yang terdiri dari pendapatan hibah dari pemerintah berupa dana BOS, DBH pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya, bantuan keuangan dari pemerintah provinsi untuk pembangunan jembatan SP jalur II, dana penyesuaian dan otonomi khusus dalam hal ini dana desa, serta dana intensif daerah (DID).

Wan juga mengatakan ada penurunan yang cukup signifikan pada komponen pendapatan dana perimbangan.

“Pendapatan dana perimbangan mengalami penurunan sebesar 14,16%, sedangkan untuk PAD mengalami peningkatan sebesar 14,6%, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami peningkatan sebesar 24,44%,” Tuturnya.

Diketahui pengelompokan kemampuan keuangan daerah KKA tahun anggaran 2020 masih dalam kategori sedang, perhitungan tersebut menggunakan data realisasi APBD dua tahun sebelumnya dari tahun anggaran yang direncanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 62 Tahun 2017.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut Ketua DPRD KKA Hasnidar beserta Anggota, Plh Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, Sekretaris Daerah KKA Sahtiar, perwakilan polres Anambas, perwakilan Danlanal Tarempa dan pimpinan OPD serta LSM maupun OKP di KKA. (Bg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here