BATAM, SIJORITODAY.com — Kasus HIV semakin mengkhawatirkan. Hal ini tentunya harus diperhatikan oleh banyak pihak. Bahkan, diketahui bahwa angka tersebut belum termasuk dari mereka yang tidak melaporkan status HIV Positif (HIV+). Alasannya cukup jelas stigma dan ketakutan akan status yang sebenarnya.

Bicara mengenai kasus HIV/AIDS, Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Batam, hingga akhir November 2019 ini mencatat, sebanyak 9.651 penduduk Batam terpapar Virus HIV dan AIDS yang mematikan itu. Dengan rincian, HIV sebanyak 7.150 orang dan AIDS sebanyak 2.501 orang. Serta 816 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Sebagaian besar diantaranya ialah, dari pihak laki laki dewasa, yang biasa berpetualang di dunia malam dan bergonta ganti pasangan.

Merujuk kepada data dan fakta tersebut, Wakil Walikota Batam, Drs Amsakar Ahmad menegaskan bahwa kondisi masyarakat di Batam sudah sangat memprihatinkan. Sehingga dibutuhkan sebuah langkah serta tindakkan kongrit untuk menanggulanginya secara bersama sama.

“ Hal itu disebabkan karena sebagaian besar diantaranya ialah, dari pihak laki laki dewasa, yang biasa berpetualang di dunia malam dan bergonta ganti pasangan. Sehingga harus ada upaya, langkah dan tindakan untuk sesegera menanggulanginya,” tegas Amsakar, Sabtu (14/12) siang, ketika memperingati Hari AIDS se-Dunia, di Top 100 Batuaji, Batam.


Menurut Amsakar Ahmad, momentum hari AIDS se-Dunia ini merupakan salah satu cara untuk mengkomunikasikan kondisi terkini mengenai penyakit HIV, dan dampak yang ditimbulkanya.

“Artinya apa, di satu sisi acara ini sebagai upaya kita untuk mensosialisasikan kepada segenap komponen masyarakat Batam, untuk memiliki kewaspadaan yang sama, sehingga terpanggil hatinya untuk menanggulangi penyakit sangat mematikan ini,” ungkap Amsakar Ahmad yang juga sebagai Ketua Harian Ormas Peduli Penyakit HIV AIDS Batam.

Maka dari itu, Amsakar berharap, masalah ini menjadi tanggung jawab bersama serta tidak secara parsial saja. Baik itu dari pihak pemerintah, penegak hukum, penjaga Kedaulatan RI, LSM peduli kesehatan, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat Batam.

“Mari, kita selamatkan generasi Batam ini dari perilaku negatif pergaulan bebas serta narkoba. Sehingga, mereka bisa terhindar dari penyakit/virus HIV dan AIDS,” tandas Wawako Batam ini.

Sementara Kabid P2P Dinas Kesehatan Batam, dr Apriani menjelaskan, terpapar masyarakat akan virus HIV serta AIDS, disebabkan oleh beberapa hal yang masuk kedalam tubuh seseorang hingga bisa menghancurkan sel sel darah putih (CD4).

“Penyebab utama tertular virus HIV serta AIDS itu, karena pergaulan bebas, sex menyimpang dan penggunaan narkotika. Dampaknya ialah, bisa menular ke keluarga dan orang terdekat, hingga berujung pada kematian,” kata Apriani. (Laka Amun Mama).

Editor: Taufik

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here