ANAMBAS, SIJORITODAY.com – – Plh. Komandan Rayon Militer (Danramil) 04/Letung Serka Saragih yang akrab di sapa Sarteng mengakui, 143 jerigen yang berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang sempat diperiksa anggota Koramil di Jalan Bukit Padi telah dilepas meskipun tidak memiliki dokumen lengkap.

Ia menyebut, 143 jerijen BBM jenis solar itu adalah BBM non subsidi bukan subsidi.

“Itu bukan BBM subsidi, tapi non subsidi. Dan kita sudah mengklafikasi itu dengan Polsek, dankosal,” kata Danramil ketika dihubungi Sijoritoday.com, Senin (30/12/2019).

Danramil mengatakan, BBM tersebut bukanlah ilegal. Dalam rangka melakukan pengamanan menjelang tahun baru, pihaknya hanya melakukan pengecekan terhadap BBM tersebut. Katanya, ratusan jerijen berisi BBM itu milik masyarakat yang dibeli di Kapal Pukat lalu diangkut menggunakan truck melintasi jalan Bukit Padi.

“Pemiliknya masyarakat, itu untuk dibagikan ke masyarakat dibawah desa binaannya, kebetulan lewat, kami hanya mengecek dalam rangka pengamanan,” katanya.

Sedangkan Kapolsek Jemaja, AKP Feri Kuswanto mengaku tidak mengetahui terkait ratusan jerijen yang sempat diperiksa Koramil 04/Letung di Bukit Padi.

“Tidak ada,” katanya dengan singkat saat dihubungi.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Koramil 04/Letung Kecamatan Jemaja Timur, Kuala Maras mengamankan sebuah truk bermuatan bahan bakar jenis solar sebanyak 143 jerigen tanpa dokumen.

Ia menjelaskan, upaya itu dilakukan hanya mengawasi tindakan ilegal bbm tanpa memiliki dokumen lengkap.

“Saya berhentikan sebuah lori bermuatan BBM jenis solar sebanyak 143 gerigen, lebih kurang 5 ton di dalam mobil di lokasi jalan bukit padi,” kata Serka Edi Sucipto, Minggu (29/12) kemarin.

Menurut Edi, pengamanan truk tersebut berawal dari laporan masyarakat, bahwa BBM tersebut milik salah satu warga Desa Kuala Maras, yang diduga BBM tersebut didapatkan dari Kapal Pukat Mayang.

“Maksud yang dilakukan bertujuan mencegah supaya tidak terjadi tindakan ilegal, BBM tersebut masih simpang siur didapatkannya,” sebut Edi.

Oleh sebab itu, pihaknya tetap mencari tahu terkait dokumen resmi BBM sebanyak 143 jerigen jenis solar. Tindakan itu dilakukan agar masyarakat tidak merasa resah terkait penjualan BBM tanpa dokumen. (Tim)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here