TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com — Aliansi Nelayan Kabupaten Natuna mengecam pemerintah pusat terkait wacana mendatangkan ratusan nelayan pantai utara (pantura) Jawa di laut Natuna Utara.

Inisiator Aliansi Nelayan Kabupaten Natuna, Hendri menyampaikan dari hasil musyawarah bersama seluruh persatuan nelayan di Ranai, Natuna, Minggu (12/1), disepakati tiga poin penting.

Pertama, kata dia, nelayan menolak pemerintah memobilisasi kapal ikan pantura ke laut Natuna Utara.

“Karena mereka gunakan alat tangkap cantrang. Alat itu dapat merusak ikan dan biota laut,” kata Hendri, Senin (13/1).

Kemudian yang kedua, nelayan meminta pemerintah memperkuat keamanan dan pengamanan laut Natuna Utara, agar nelayan asing tak berani mencuri ikan di perairan tersebut.

Selanjutnya yang terkahir, nelayan menuntut pemerintah mempercepat pemberdayaan nelayan Natuna menjadi nelayan yang memilki daya saing.

“Nelayan Natuna bukan tak mampu melaut hingga ke Zona Ekonomi Ekslusif. Tapi peralatan yang ada tak memadai, maka itu kami berharap pemerintah membantu nelayan lokal dengan sarana dan prasarana yang modern,” tegasnya.
(Mn)

Editor; Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here