TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com– Kepala Dinas Keuangan TNI Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI DR. R. Anang D. Kuncoro, bersama Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, membuka secara resmi acara pembukaan Rekonsiliasi Internal Semester II Gelombang III yang berlangsung Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin (13/01).

Danlantamal IV dalam sambutan mengatakan Rekonsiliasi merupakan proses pencocokkan data transaksi keuangan yang diproses dengan beberapa sistem atau subsistem yang berbeda berdasarkan dokumen sumber yang sama.

“Pelaksanaan Rekonsiliasi terdiri dari Rekonsiliasi Internal dan Rekonsiliasi Eksternal,” tuturnya.

Dikatakannya salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara.

Sementara itu di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI pelaksanaan Rekonsiliasi diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2015 dan Juklak Kapusku Kemhan Nomor 07A tahun 2015.

Lebih jauh, Danlantamal menyebutkan bahwa sebagai operator, seluruh peserta memiliki tugas dan tanggungjawab untuk menertibkan laporan keuangan yang ada di masing-masing satuan kerja.

Oleh karena itu saya harapkan seluruh peserta mencatat setiap transaksi dengan akurat sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP),” sebut Danlantamal.

Danlantamal juga menambahkan pada 2018, Kementerian Pertahanan dan TNI memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Perolehan opini WTP tahun 2018 ini harus kita pertahankan sehingga diharapkan TA. 2019 laporan keuangan Kementerian Pertahanan dan TNI kembali memperoleh opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” tambahnya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat tersusun laporan keuangan yang berkualitas yakni laporan keuangan yang akurat, transparan dan akuntabel yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

“Sehingga kita dapat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangan Kementerian Pertahanan dan TNI TA. 2019,” pungkas Danlantamal IV. (*)

Editor: Taufik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here