Hasriawadi Kader Partai Golkar, Kabupaten Bintan Foto : ist

TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com— Pasca terpilihnya Ahmad Ma’ruf Maulana sebagai Ketua DPD Golkar secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV di Natuna, menunjukkan salah satu bukti pemilihan yang murni dan demokratis di tubuh partai Golkar.

Hal itu dipertegas Hasriawadi salah seorang kader partai Golkar yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bintan.

Menurut dia, adanya pemberitaan yang menyebut Ahmad Maruf Lengserkan Ansar Ahmad pada Musda kemarin tidaklah benar.

“Sangat disayangkan kalau ada kabar yang menyebut Ahmad Maruf Lengserkan Ansar Ahmad. Kecuali Pak Ansar ikuti kembali mencalonkan sebagai ketua, tapi Pak Ansar tidak ikut lagi, kenapa dibilang Ahmad Ma’ruf lengserkan Ansar,” ujar Hasriawadi dengan nada heran.

Menurut Hasriawadi, pemberitaan lengser itu tidaklah tepat. Apalagi, Hasriawadi menduga isu tersebut sengaja dihembuskan agar terlihat hubungan internal di partai Golkar tidak harmonis. Padahal, kata Hasriawadi Golkar tetap solid. Mengingat, musda kali ini dengan tema Memperkuat Konsolidasi menuju kemenangan Golkar 2020.

“Kita disini sudah tahu semua, bahwa Ansar Ahmad menyerahkan tampuk pimpinan kepada Ketua terpilih. Karena, lanjut Hasriawadi, ia telah menjabat Ketua DPD selama 3 tahun berturut-turut. Ya nggak mungkin kalau Ansar itu dilengserkan,” ucapnya nyeleneh.

Bahkan, dirinya menambahkan, Ansar memutuskan untuk istirahat, apalagi dirinya sudah menjabat sejak terbentuknya Provinsi Kepri hingga sekarang.

“Jadi tidak tepat kalau ada pemberitaan yang bilang Ahmad Ma’ruf lengserkan Ansar Ahmad,” pungkas Hasriawadi sumringah.

Penulis: Taufik. K

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here