Kapal operasi PPLP Tanjunguban mengamankan alur pelayaran dekat lokasi bangkai kapal berbendera Dominika MT Wan Da yang memasuki perairan Indonesia, Kamis (17/4) sore kemarin. Foto IST

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Pihak Pangkalan PLP Tanjunguban mengerahkan dua kapal operasinya yakni KN Rantos – P.210 dan KN Kalimasadha – P.115 menuju lokasi ditemukannya sebuah bangkai kapal berbendera asing yang memasuki wilayah perairan Indonesia.

Kedua kapal itu untuk mengamankan alur pelayaran karena posisi bangkai kapal berbendera Dominika tersebut berada di jalur pelayaran.

Informasi yang dihimpun, kapal bernama MT Wan Da dengan bobot kapal 325 GT itu hanyut terseret arus ketika dikabarkan tenggelam dekat perairan out port limited (OPL) pada Rabu (15/4) kemarin.

Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban Handry Sulfian mengatakan, dua kapal yang diterjunkan untuk mengamankan lokasi alur pelayaran karena posisi bangkal kapal dalam kondisi terbalik dan bisa mengganggu pelayaran.

Pihaknya juga menduga, bangkai kapal yang tenggelam itu hanyut terseret arus laut hingga memasuki wilayah perairan Indonesia pada koordinat 1° 21. 275′  N/  104° 19.794 E.

“Hari ini posisi (bangkai kapal) bergeser sekitar 1 NM (Nautical Mill) dari TSS (Traffic Separation Scheme),” ujarnya.

Pihaknya kata dia, telah berkoordinasi dengan KUPP Kelas II Tanjunguban dan Basarnas.

“Saya minta kedua kapal ini melaksanakan pengamanan dan pengawasan dilokasi (hanyutnya bangkai kapal). Kita khawatir akan menganggu alur pelayaran,” tukasnya. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here