TANJUNGPINANG, SIJORITODAY.com–¬†Koordinator Satgas Gabungan BPSK dan PPNS Jufri Helmi mengaku menerima beberapa keluhan dari masyarakat terutama pihak SMP Negeri 6 Tanjungpinang terkait tagihan listrik yang melonjak saat pandemi virus corona atau Covid-19.

Menurut Jufri, berdasarkan aduan Bendahara Tata Usaha Sekolah SMP Negeri 6 tagihan listrik bisa berlipat ganda.

“Ada laporan sekolah yang dimana aktifitas sekolah tidak terlalu aktif berjalan karena murid sekolah diliburkan. Tapi mengalami kelonjakan tagihan listrik juga,” ungkap Jufri, Senin (15/06).

Masih kata Jufri, sampai siang ini sudah ada 27 pelanggan yang membuat laporan soal kenaikan tagihan listrik.

“Dan nanti kita rekap berapa persentase kenaikkan yang melapor dan apa aja keluhan masalahnya, salah satunya ada sekolah yang tidak aktif aktifitasnya dari kemarin juga melonjak kenaikkan tagihan listriknya,” pungkasnya

Sementara, Ica salah satu Bendahara Tata Usaha Sekolah SMP Negeri 6 Tanjungpinang mengaku bulan ini naik drastis untuk tagihan listrik sekolah.

Padahal, kata Ica, normalnya, Rp 3 juta lebih. Namun, sambungnya, tagihan bulan ini mencapai menjadi Rp 4 juta lebih.

“Bulan kemarin anak-anak sekolah gak ada aktifitas, tagihan dua juta enam ratus, bulan ini empat juta tiga ratus, naik drastis,” katanya.

Ica menyebutkan kenaikan listrik di rumah akibat himbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah. Maka, anak-anak banyak menghabiskan waktu seperti nonton TV.

“Yang menjadi tanda tanya, di sekolah hanya kerja sampai siang tagihan listrik sekolah tersebut bisa naik drastis,” tanya Ika dengan nada heran.

Penulis : Ilham
Editor: Taufik. K

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here