Anggota KPU Bintan Divisi Teknis KPU Bintan Rusdel. Foto Btn

BINTAN,SIJORITODAY.com – – Meskipun KPU Bintan menunda tahapan pilkada dan akan kembali membuka perpanjangan pendaftaran pada 10 s.d 12 September mendatang. Peluang pasangan Alias Wello – Dalmasri Syam (AWe-Dalmasri) ikut berkompetisi di Pilkada Bintan begitu tipis.

Sebab, tersisa Partai NasDem dengan 4 kursi. Sementara pasangan Apri-Robby memborong habis dukungan partai yang memiliki kursi di DPRD Bintan dan berhasil mengunci 6 partai diantaranya Demokrat, Golkar, PKS, PDI-P, PAN dan Hanura.

KPU dengan surat terbarunya menegaskan bagi daerah yang hanya diikuti satu pasangan calon hingga waktu pendaftaran ditutup, mempedomani Pasal 102 PKPU Nomor 18 tahun 2019 tentang perubahan kedua PKPU nomor 3 tahun 2017.

Dalam pasal tersebut mengatur mekanisme perombakan komposisi gabungan partai politik atau membentuk poros baru.

Rusdel, Anggota KPU Bintan menjelaskan, bahwa dengan munculnya surat KPU tersebut menegaskan bahwa partai politik yang sudah mendukung salah satu paslon pada masa pendaftaran beberapa waktu lalu tidak bisa langsung mecabut dukungannya.

“Kecuali didepak (dikeluarkan) oleh pasangan calon dari koalisi baru bisa. Tidak bisa begitu saja mencabut dukungannya,” ujar Rusdel, Senin (7/9).

Hal itu diatur dalam ketentuan Pasal 102 huruf b, bahwa partai politik yang sudah mendukung tidak bisa seenaknya keluar tanpa persetujuan pasangan calonn yang didukung. Dengan demikian, pasangan Apri-Robby menjadi juru kunci di Pilkada Bintan, siapakah yang akan menjadi rivalnya di pilkada serentak tahun ini bergantung terhadap keputusannya.

Jika Apri-Robby ingin melawan kotak kosong, Apri-Robby cukup mempertahankan koalisi partainya saat ini hingga perpanjangan pendaftaran ditutup nanti. Namun, jika skenarionya ingin memunculkan ‘calon boneka’, pilihannya tinggal membentuk poros baru didalam kendali.

Namun, Rusdel tak ingin berasumsi demikian. Yang jelas, dirinya berpedoman dengan aturan bahwasanya partai politik yang sudah mendukung pasangan calon pada masa pendaftaran calon kemarin tidak dapat menarik dukungannya begitu saja meskipun keputusan DPP partainya saat perpanjangan pendaftaran nanti.

“Didalam aturan sudah dijelaskan, partai yang sudah mendukung tidak bisa menarik atau mencabut dukungannya kecuali dikeluarkan. Disitu penekanannya,” tutupnya. (Btn)

Editor : Redaksi

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here