TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, menyampaikan penambahan dua kasus COVID-19 pada hari ini Kamis, tanggal 1 Oktober 2020 dengan nomor kasus 294 dan 295.

“Hal ini sebagaimana hasil pemeriksaan swab dengan metode RT PCR yang dilakukan di Laboratorium BTKL PP Batam dan RSAL Dr. Midiyato S Tanjungpinang,” kata Rahma.

Menurut Rahma, kasus baru ini terdiri dari dua laki-laki, yakni nomor kasus 294 294 Tn. Su (43), Tanjungpinang Timur, Bukit Bestari. Yang bersangkutan bergejala tapi tidak ada riwayat perjalanan & riwayat kontak erat.

“Tn. SU saat ini menjalani perawatan di RSUD Kepri,” ujar Rahma.

Kemudian kasus 295, Tn. MR  (17) Tanjungpinang Timur. Yang bersangkutan tidak bergejala dan ada riwayat perjalanan.

“Saat ini Tn. MR sedang menjalani Isolasi mandiri,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rahma menyampaikan, Dinas Kesehatan PP & KB Kota Tanjungpinang melaksanakan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktifitas lainnya dan bila memenuhi kriteria kontak erat maka
dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan untuk dilakukan pemeriksaan dengan metode RT PCR di di BTKL PP Batam.

Pihaknya mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini. 

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.

“Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin,” imbuhnya.

Bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke orang-orang di sekitarnya. 

“Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu pakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun,” pungkas Rahma.

Lima sembuh

Rahma turut mengemukakan terdapat penambahan delapan kasus COVID-19 yang sudah selesai isolasi (sembuh) di Kota Tanjungpinang, sehingga sampai saat ini total pasien COVID-19 Kota Tanjungpinang yang sudah dinyatakan selesai isolasi (sembuh) berjumlah 278 orang, Kamis (1/10/2020).

Adapun rinciannya adalah sebagai berikut, kasus konfirmasi nomor 269, Tn. HS, 52 tahun, berdomisili di kelurahan Pinang Kencana, kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasus konfirmasi nomor 270, Tn. HY, 67 tahun, berdomisili di kelurahan Tanjungpinang Barat, kecamatan Tanjungpinang Barat.

Kasus konfirmasi nomor 274, Nn. EF, 23 tahun, berdomisili di kelurahan Tanjung Ayun sakti, kecamatan Bukit Bestari.

Kasus konfirmasi nomor 283, Tn. RF, 18 tahun, berdomisili di kelurahan Pinang Kencana, kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasus konfirmasi nomor 284, Ny. Fa, 64 tahun, berdomisili di kelurahan Pinang Kencana, kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasus konfirmasi nomor 285, Tn. BP, 43 tahun, berdomisili di kelurahan Pinang Kencana, kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasus konfirmasi nomor 288, Tn. II, 46 tahun, berdomisili di kelurahan Sei Jang, kecamatan Bukit Bestari.

Kasus konfirmasi nomor 290, Nn. WN, 32 tahun, berdomisili di kelurahan Pinang Kencana, kecamatan Tanjungpinang Timur.

“Pasien-pasien tersebut di atas dinyatakan sudah selesai isolasi (sembuh) dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari, baik di rumah maupun di luar rumah, namun demikian protokol pencegahan penularan COVID-19 tetap harus dilaksanakan dengan disiplin, seperti memakai masker dengan benar, selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun (bila tak ada air bisa pakai handsanitizer,” tutup Rahma.

(Mn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here