KARIMUN, SIJORITODAY.com – – Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan tersanga Z (45) pelaku tindak pidana cabul terhadap anak tirinya yang terjadi pada bulan Februari 2019 silam dan selama 1 tahun 6 bulan pelaku merupakan DPO Polres Karimun Polda Kepri.

“Tersangka Z berhasil diringkus pada tanggal 7 Oktober 2020 di wilayah Rokan Hulu Provinsi Riau,” kata Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan, SIK saat gelar konferensi pers di Mapolres Karimun, Jumaat (9/10/2020), petang.

Dijelaskan Kapolres Karimun, tersangka yang merupakan ayah tiri korban melakukan aksi bejatnya pada tanggal 17 Februari 2019 pada jam 14.00 Wib dengan TKP di rumah tersangka Kelurahan Sei Lakam, Karimun pada saat ibu korban tidak berada di rumah. Tersangka memanggil korban berinisial NV yang tidak lain merupakan anak tirinya yang masih bersekolah menengah pertama. Dan menyuruh korban memijat tersangka, namun yang terjadi setelah korban masuk ke kamar tersangka langsung memaksa korban.

“Perbuatan bejat pelaku diketahui sehari setelah kejadian oleh guru korban, yang mana korban mengeluhkan sakit dan kemudian korban menceritakan kejadian yang dialami korban sehingga atas kejadian tersebut pihak sekolah melaporkan hal tersebut ke Polres Karimun,” papar AKB M. Adenan.

Berdasarkan keterangan sementara, saat ini pelaku melakukan perbuatan bejanya satu kali. Namun pihak penyidik akan mendalami proses penyidikan lebih lanjut.

“Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh penyidik dan tersangka sedang dilakukan penyidikan guna proses hukum atas perbuatan yang dilakukan oleh tersangka,” ungkap AKBP M. Adenan.

Akibatnya, tersangka Z dikenakan pasal 81 ayat (2) dan pasal 82 ayat (1) 1 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan dengan ancaman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak 5 miliar rupiah. (Sunar)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here