BINTAN,SIJORITODAY .com – Antrean panjang nampak disekitaran area SBPU Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jum’at (9/10). Sejumlah warga tampak rela mengantre untuk mendapatkan gas melon tersebut.

Kelangkaan ini sebenarnya sudah disikapi pihak Satgas Pangan Polres Bintan dengan melakukan operasi pasar beberapa waktu lalu. Namun, upaya itu tidak efektif untuk mengatasi kelangkaan gas LPG didaerah Tanjunguban.

Polisi mencurigai, ada beberapa hal yang menyebabkan langka gas LPG.

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin menyampaikan, pertama ada rasa ketakutan warga terhadap kelangkaan gas LPG yang berkepanjangan sehingga memborong gas untuk dijadikan stok/cadangan.

Selain itu, ada pangkalan yang juga membeli gas dengan jumlah yang banyak. “Makanya selalu ada kelangkaan,” ungkap Agus.

Padahal kata dia, pihak Pertamina sudah menambah suplay gas sebesar 1 LO menjadi 7 LO untuk memenuhi kebutuhan warga Bintan terutama Bintan Utara, Teluk Sebong, SKL, Toapaya, Teluk Bintan dan Gunung Kijang.

Ternyata penambahan itu tidak cukup dan gas masih tetap langka. “Makanya kita usahakan untuk mengusulkan penambahan 2 LO lagi ke Pertamina Batam. Semoga segera di acc,” kata Agus.

Ia berharap, kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik apalagi sampai memborong gas LPG 3 Kg. Menurut Agus, ketersedian gas LPG didaerah Bintan akan kembali normal.

“Kita akan pantau terus, jika ada kedapatan yang bermain akan kita sikat,” tegasnya. (Btn)

Editor : Akok

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here