TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masa jabatan 2021-2024 menyampaikan visi dan misi dalam sidang paripurna istimewa yang digelar DPRD setempat di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin (12/10).

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak yang memimpin jalannya persidangan menyatakan bahwa penyampaian visi dan misi calon Kepala Daerah ini dimaksud agar arah kebijakan yang disampaikan para kandidat dapat diakomodir dalam KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2021.

“DPRD merupakan lembaga atau refresentatif suara rakyat yang bertagus menampung sekaligus mengakomodir aspirasi masyarakat, atas dasar itulah hari ini kami mengundang ketigas paslon untuk menyampaikan visi dan misi di forum terbuka,” kata Jumaga Nadeak.

Selanjutnya, Politisi PDI Perjuangan itu menyilakan masing-masing paslon untuk menyampaikan visi dan misi dengan durasi waktu sekitar 20 menit.

Sesuai urutan, paslon nomor urut satu Soerya Respationo dan Iman Sutiawan menjadi yang pertama membacakan visi dan misi di hadapan anggota DPRD Kepri serta tamu undangan yang hadir.

Soerya memaparkan, ada tujuh visi dan misi apabila dipercaya mengemban jabatan gubetnur dan wakil gubernur, yaitu meningkatkan kualitas SDM yang berkompetensi tinggi dan berakhlak dengan mengembangkan sistem pendidikan, sistem kesehatan dan memperkuat kesetaraan gender serta perlindungan terhadap ibu dan anak dengan mengikutsertakan seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang heterogen serta yang berada di wilayah terluar NKRI.

Kemudian kedua, mewujudkan kesejahteraan dan keadilan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang produktif, mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru dengan bertumpu pada kemandirian usaha, pemberdayaan bidang kelautan/ kemaritiman, pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan reformasi ketenagakerjaan serta pengembangan dan pemanfaatan infrastruktur.

Ketiga, meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan yang bersih, modern, dan berorientasi kepada pelayanan publik untuk mendukung Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional dan sebagai daerah pelabuhan dan perdagangan bebas.

Keempat, memperkuat sinergitas Pemerintah Daerah dengan meningkatkan hubungan/komunikasi antara Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Pusat guna peningkatan kapasitas sebagai daerah otonom dan peningkatan daya saing daerah.

Kelima, membangunan wilayah hinterland serta pelestarian sosial budaya masyarakat, khususnya budaya Melayu dengan prinsip “Di mana Bumi Dipijak, Di situ Langit Dijunjung”.

Keenam, mewujudkan supremasi hukum, penegakan hak asasi manusia dan ketertiban umum yang didukung oleh sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.

“Dan yang terakhir adalah menumbuhkembangkan sikap kebersamaan dalam masyarakat melalui pengembangan semangat gotong royong sebagai nilai luhur bangsa Indonesia,” imbuh Ketua DPD PDI Perjuangan Kepri tersebut.

Kemudian paslon nomor urut dua, Isdianto dan Suryani mengusung “Terwujudnya Provinsi Kepri Sebagai Bunda Tanah Melayu Yang Maju, Gemilang, Relijius dan Unggul di Bidang Maritim”.

Visi Sebagai Bunda Tanah Melayu Yang Maju, kata Isdianto, kiranya dapat memotivasi dan menyatukan seluruh gerak langkah kita untuk bersama-sama mengembangkan nilai-nilai luhur yang melekat pada budaya, adat istiadat, tradisi dan kesenian tanah Melayu agar kemudian semakin berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat melayu yang maju dan modern. 

Visi Gemilang, Relijius dan Unggul di Bidang Maritim, kiranya dapat memotivasi dan menyatukan seluruh gerak langkah kita untuk bersama-sama mengelola seluruh sumber daya pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagian bagi setiap keluarga dan keadilan sosial bagi setiap individu yang taqwa dengan mengolah sumber daya perekonomian daerah kepulauan secara transparan, produktif, efektif, efisien dan akuntabel.

“Untuk mewujudkan visi tersebut, kami akan menyelenggarakan enam misi dan pada setiap misi ada 10 program unggulan dan prioritas,” ucap Isdianto.

Lanjutnya, misi pertama teruskan pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan yang maju dengan meningkatkan kualitas baik sarana prasarana maupun SDM, serta menjamin pemerataan akses pendidikan agar terbentuk peserta didik yang unggul, berprestasi dan berakhlak mulia.

Teruskan pembangunan sektor kesehatan yang MAJU dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan termasuk optimalisasi tenaga kesehatan yang UNGGUL  dan profesional serta mendorong pelaksanaan hidup bersih dan sehat. 

Teruskan Pembangunan sektor perekonomian yang maju dan unggul dengan struktur ekonomi yang produktif dan berdaya saing. Teruskan Pembangunan Sektor Maritim Yang Unggul dengan fokus pada peningkatan konektivitas wilayah agar terjadi pemerataan. Diselenggarakan dengan upaya.
Teruskan pembangunan sektor agama dan sosial kemasyarakatan sehingga terbangun kehidupan yang rukun, aman, damai, sejahtera. 

“Yang terakhir yakni teruskan Pembangunan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, Bersih, Profesional dan Responsif,” tuturnya.

Selanjutnya, pasangan nomor urut tiga, Ansar Ahmad-Marlin Agustina mengatakan jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepri, maka visi yang telah dirumuskan yaitu Terwujudnya Kepulauan Riau yang Makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya
Makmur adalah terciptanya kehidupan  masyarakat Kepulauan Riau yang layak, sehat dan sejahtera. 

“Berdaya Saing adalah terwujudnya masyarakat, birokrasi pemerintahan dan dunia usaha yang mampu bersaing dan unggul di tingkat regional dan internasional. Berbudaya yaitu terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan pembangunan dan aktivitas masyarakat Kepulauan Riau yang berpegang pada nilai-nilai agama, budaya Melayu dan budaya Nusantara,” imbuhnya.

Selain itu, kata Ansar, untuk mewujudkan visi tersebut ada lima misi utama yang akan, antara lain percepatan peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis maritim dan keunggulan wilayah untuk peningkatan kemakmuran masyarakat.

Mewujudkan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas, sehat dan berdaya saing dengan berbasiskan iman dan taqwa.

Melaksanakan tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, berorientasi pelayanan dan berwawasan lingkungan.

Mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan

Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur antar pulau guna pengintegrasian dan percepatan pembangunan kawasan pesisir.

“Pandemi COVID-19 telah berdampak signifikan terhadap lumpuh dan macetnya berbagai aktivitas kehidupan dan kegiatan pembangunan. Maka, salah satu program unggulan kami yang adalah percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi,” demikian Ansar.

(Mn)
 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here