TANJUNGPINANG,SIJORITODAY.com – Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP, Meninjau langsung hari pertama uji coba belajar tatap muka di SMP Negeri 11 Tanjungpinang, Kampung Bugis, Senin (12/10) Pagi.

Kunjungan Rahma ke sekolah tersebut, untuk memastikan uji coba belajar tatap muka berjalan lancar dengan mengedepankan keamanan siswa dan protokol kesehatan. “Tentunya kita tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan, namun kita harus menjaga proses belajar yang aman dengan protokol kesehatan yang lebih ketat supaya risiko penularan Covid-19 bisa diperkecil,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan tahun ajaran baru 2020/2021 sudah berjalan beberapa waktu lalu, akibat pandemi ini proses belajar mengajar dilaksanakan dengan proses daring, yang pasti lebih membutuhkan perhatian dengan inovasi dan improvisasi agar proses belajar itu dapat diterima dengan baik oleh peserta didik.

Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat berkenaan dengan Satuan Pendidikan untuk pembelajaran tatap muka,maka terbitlah Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri sebagai panduan pelaksanaan Pendidikan di daerah pada masa pandemi Covid 19 bagi satuan Pendidikan formal, dari jenjang Pendidikan usia dini hingga jenjang pendidikan tinggi, begitu juga dengan Pendidikan non formal.

“SE tersebut sebagai panduan bagi sekolah yang berada di zona kuning atau hijau menurut data satgas penanganan Covid-19 nasional dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka berdasarkan izin dari pemerintah melalui dinas pendidikan atas persetujuan satgas Covid-19 daerah, tentunya dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan,” lanjut Rahma.

Adapun tahapan proses pembelajaran tatap muka yang diterapkan di sekolah SMP Negeri 11 Tanjungpinang adalah setiap kelas diisi 25/50 persen dari kapasitas dan pembelajaran tatap muka dilaksanakan tiga hari dalam satu minggu yaitu, Senin, Rabu dan Jumat yang dibagi dua tahapan dengan durasi pemebelajaran selama 30 menit yang biasanya 45 menit. “Tapi yang terpenting adalah adanya izin dari orangtua untuk siswa mengikuti pembelajaran tatap muka,” jelas Rahma.

Untuk itu, Rahma meminta para guru untuk terus mengawasi proses pembelajaran tatap muka ini, dengan memperhatikan beberapa aspek, agar proses belajar mengajar ini berjalan dengan lancar. Bagi pelaksana satuan pendidikan untuk lebih memperhatikan baik dari lingkungan sekolah, ruang belajar, dan fasilitas lain agar terjaga untuk menghindari Virus Corona yang bisa berada di mana saja.

Kepada anak-anak, Rahma berpesan untuk terus tingkatkan prestasi. Pandemi covid-19 ini bukan halangan atau rintangan untuk terus berprestasi, tapi mungkin pandemu ini menjadi cambuk untuk kita bisa terus termotivasi, dan menjadi yang terbaik untuk masa depan, kita tetap menjadi orang beragama, berbudaya, berwawasan kebangsaan, dan berdaya saing global.

“Semoga kedepannya seluruh satuan Pendidikan dapat melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka dengan rasa nyaman, peserta didik dapat menerima pembelajaran dengan baik dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru ini dengan rasa tenang,” tutup Rahma.

Turut ikut mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Drs. Atmadinata, M.Pd, Kadisnkes Kota Tanjungpinang, Rustam, SKM, M,Si., Kepala SMP Negeri 11 Tanjungpinang, DR. Mulia Wiwin, M.Pd. (red/ris)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here